Breaking News:

Virus Corona di Berau

Pada Tahap Pertama, Kepala Dinkes Berau Sebut Penerima Vaksin Sinovac Baru Capai 78,3%

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau Iswahyudi mengatakan, progres vaksinasi tahap pertama yang diprioritaskan untuk tenaga kesehatan atau Nakes sud

TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau Iswahyudi saat disuntik vaksin sinovac di Balai Mufakat, Kecamatan Tanjung Redeb, Berau, beberapa waktu lalu. TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB- Kepala Dinas Kesehatan Berau Iswahyudi mengatakan, progres vaksinasi tahap pertama yang diprioritaskan untuk tenaga kesehatan atau Nakes sudah mencapai 78,3 persen atau sebanyak 1.566 Nakes dari total 2 ribu sasaran.

"Progres vaksinasi kita dari 2 ribu sasaran ini sudah 78,3 persen atau sebanyak 1.566 sasaran. Kemarin sebagian tidak bisa tercapai karena adanya sasaran yang tidak bisa divaksin karena beberapa hal seperti penyintas, memiliki komorbid dan lain-lain," jelas Iswahyudi, Senin (8/2/2021).

Iswahyudi juga mengatakan, sebetulnya masih banyak juga sasaran yang belum didata.

Baca juga: Walikota Balikpapan Persilakan Gelar Pernikahan Durasi 3 Jam, Sabtu-Minggu ke Depan Sudah Dilarang

Baca juga: Pemandangan tak Lazim di Samarinda, Jalan Protokol Mendadak Sepi di Akhir Pekan, Layaknya Kota Mati

Baca juga: Pasangan Sehidup Semati Asal Bojonegoro, Meninggal Hari Jumat Selang 2,5 Jam, Netizen: Surga Menanti

Sementara ini keberadaan vaksin sinovac sebagian di Puskesmas dan saat ini pihaknya lagi berupaya memindahkan vaksin itu agar bisa dimanfaatkan maksimal seperti di Kota Tanjung Redeb.

"Belum semua Nakes terdata dan datanya terus bergerak yang jelas kurang lebih 2 ribu Nakes yang sudah terdata sebagai sasaran penerima vaksin," ucapnya.

Rencananya, pemberian vaksin kedua akan dimulai pada 11 Februari mendatang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Berau mengaku tengah mempersiapkan dan mendata penerima vaksin sinovac tahap berikutnya, khususnya untuk pelayan publik, seperti TNI-Polri, ASN dan sebagainya

"Diperkirakan akhir Februari atau awal Maret vaksin sinovac untuk tahap kedua bisa dilakukan, yang jelas kami masih menunggu instruksi pusat," tuturnya.

Untuk vaksinasi tahap pertama, Iswahyudi mengungkapkan tak ada kendala yang cukup berarti dan semua berjalan dengan lancar

"Dan penerima vaksin juga cukup antusias cuman memang kendala kecil ada, seperti penerima sasaran saat akan divaksin ternyata ada komorbid atau tekanan darah naik sehingga yang bersangkutan terpaksa kita tunda untuk divaksin," tuturnya.

"Untuk keluhan berat terhadap penerima vaksin tidak ada, paling cuman ada laporan setelah divaksin yang bersangkutan merasa ngantuk, kemudian ada juga yang demam namun hanya dua hari, setelah itu sembuh jadi tidak ada yang berat," ucapnya.

Iswahyudi menambahkan saat ini vaksin Covid-19 tahap pertama telah disalurkan ke masing-masing Puskesmas se-Kabupaten Berau.

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Rahmad Taufiq

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved