Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Target 2020 Tetap Terlampaui Meski Pandemi, BPJAMSOSTEK Balikpapan Minta Perusahaan Transparan

Setiap tahun, BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK mematok target peserta jaminan sosial baru.

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Kepala Cabang BPJAMSOSTEK Balikpapan Ramadan Sayo (kiri) dalam peresmian Mal Pelayanan Publik kemarin.TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Setiap tahun, BPJS Ketenagakerjaan atau Bpjamsostek mematok target peserta jaminan sosial baru.

Dimana pada tahun 2019 secara nasional ditarget 21 juta peserta baru, dan 23,5 juta di 2020.

Kontribusi dari daerah sangat memengaruhi peningkatan target kepesertaan tersebut.

Menurut Kepala Bpjamsostek Cabang Balikpapan, Ramadan Sayo, di samping target yang telah diberi, pihaknya berupaya memastikan semua pekerja sudah terlindung jaminan sosial.

Baca Juga: Dua RT di Graha Indah Balikpapan, Terbanyak Sumbang Kasus Covid-19, Kini Pembatasan Jam Malam

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Beruntun di Muara Rapak Balikpapan, Diduga Truk jadi Biang, Mengangkut Beras

"Upaya kita memastikan perusahaan, bahwa tenaga kerjanya sudah mendapatkan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya, Selasa (9/2/2021).

Tak hanya pekerjaan formal, pekerja informal juga tidak lepas dari atensinya. Khusus perusahaan, ia berharap mengantongi data yang valid.

Yakni perusahaan melaporkan jumlah tenaga kerja secara transparan, berikut besaran upah, untuk diikutkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Dimana, aku Ramadan, sering didapati ketidaksesuaian data dan fakta lapangan.

Baca Juga: Cegah Karhutla di Kutim, BPBD Gelar Apel Gabungan Siaga Kebakaran

Baca Juga: Profil Yurnalis Ngayoh, Tokoh Dayak yang Tutup Usia, Mantan Wagub Berprestasi Bagi Kalimantan Timur

"Terkhusus perusahaan baru, tidak mungkin hanya satu orang. Minimal ada sekretaris, atau supir. Sedikitnya ada 3-4 orang jika perusahaan tersebut baru dan ingin mendapatkan perizinan," jelasnya.

Tahun 2020 lalu, target penerimaan Bpjamsostek ikut terkoreksi. Dipengaruhi dampak penyebaran Covid-19 yang memukul mundur perusahaan.

Halaman
123
Penulis: Heriani AM
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved