Pasar Citra Mas Bontang Terbakar

Pasar Citra Mas Loktuan Bontang Terbakar, Dua Pedagang Sembako Alami Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Kebakaran hebat yang menghanguskan 481 kios di Pasar Citra Mas Loktuan Bontang, membuat sejumlah pedagang alami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Penulis: Ismail Usman | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Lokasi peristiwa kebakaran Pasa Citra Mas Loktuan Bontang Utara, Kota Bontang.TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN 

TRIBUNKALTIM.CO,BONTANG-Kebakaran hebat yang menghanguskan 481 kios di Pasar Citra Mas Loktuan Bontang, membuat sejumlah pedagang alami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Salah satunya Herdi, pedagang sembako mengaku alami kerugian hingga ratusan juta lebih.

Ia perkirakan total kerugian berkisar Rp 160 juta, dengan tiga jumlah kios dan beberapa barang dagangan sembako hangus terbakar.

Baca Juga: Catat 99 Kasus Positif, Angka Covid-19 Balikpapan Turun, Jubir Satgas Beber Penjelasannya

Baca Juga: Ketua IDI Bontang Terpapar Covid-19, padahal Sudah Disuntik Vaksin Sinovac Tahap Pertama

"Iya tidak ada yang bisa diselamatkan, hanya sisa sembako. Tapi mungkin itu tidak bisa digunakan," ungkapnya ke TribunKaltim.Co. Rabu (10/02/2021).

Sementara, Ridwan pedagang sembako juga mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta.

Ia sebut, ke tiga lapak yang dimiliki seluruhnya telah ludes terbakar.

Tidak ada barang yang bisa diselamatkan lantaran api sudah keburu membesar.

Padahal saat kejadia, ia kebetulan berada dilokasi.

Bahkan dirinya menjadi saksi mata pertama yang melihat api yang muncul dari bagian tengah pasar.

Seandainya api hanya ditengah kemungkinan semua barang dagangan bisa diselamatkan.

Baca Juga: Presidium DOB Samarinda Seberang Nilai Pemerintahan Andi Harun-Rusmadi Dapat Realisasikan Pemekaran

Baca Juga: Polisi Masih Buru Pelaku Pembacokan di Samarinda yang Kabur ke Hutan, 3 Saksi Dimintai Keterangan

"Pas liat api saya langsung panggil warga. Setelah itu selamatin barang. Tapi ada tiba-tiba muncul dari bagian belakang. Jadi tidak sempat," bebernya.

Atas kejadian tersebut, ia mengalami total kerugian hingga Rp 150 juta lebih.

Ia pun berharap, pemerintah segara mencarikan solusi atas peristiwa ini. Paling tidak memberikan lapak sementara agar secapatnya pedagang bisa kembali berjualan.

Baca Juga: Tanggapi Kaltim Steril di Sabtu dan Minggu, HIPMI Kukar Sebut Lebih Baik Konsisten Jalankan 5M

"Kalau dihitung-hitung si segitu. Bahkan bisa lebih," pungkasnya.

Penulis: Ismail Usman/Editor: Samir Paturusi

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved