Breaking News:

Virus Corona di Samarinda

Pemkot Samarinda Gelontorkan BTT untuk Penanganan Covid-19 Senilai Rp 40 Miliar

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menggelontorkan Bantuan Tidak Terduga (BTT) untuk Covid-19 di Kota Tepian sebesar Rp 40 miliar. Zuheryansyah, Kabi

TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN
Zuheryansyah, Kabid Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Samarinda, mengatakan Pemkot Samarinda menggelontorkan Bantuan Tidak Terduga (BTT) untuk Covid-19 di Kota Tepian sebesar Rp 40 miliar. TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menggelontorkan Bantuan Tidak Terduga (BTT) untuk Covid-19 di Kota Tepian sebesar Rp 40 miliar.

Zuheryansyah, Kabid Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Samarinda, mengungkapkan, tindak lanjutnya hingga sekarang sudah sampai penghimpunan Rencana Kebutuhan Biaya (RKB) setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pemangku dana Covid-19 di Samarinda.

"Nah Senin (8/2/2021) memang acaranya dilaksanakan di inspektorat. Jadi kemarin mulai dari usulan RKB-nya Disperkim, terkait pemakaman," ungkapnya saat diwawancarai awak media, Selasa (9/2/2021).

Baca juga: Presidium DOB Samarinda Seberang Nilai Pemerintahan Andi Harun-Rusmadi Dapat Realisasikan Pemekaran

Baca juga: Catat 99 Kasus Positif, Angka Covid-19 Balikpapan Turun, Jubir Satgas Beber Penjelasannya

Dia menambahkan, sementara untuk Selasa kemarin juga kembali digelar di Inspektorat untuk menghimpun usulan RKB dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBB) Kota Samarinda.

Lalu dilanjutkan pada hari ini, Rabu (10/2/2021), rencananya mau mendapatkan RKB dari Dinas Kesehatan Kota Samarinda.

"Nah cuma, karena mungkin masih berhalangan nanti menunggu Plt Kadinkes Ismed Kusasih, untuk balik, baru kita adakan presentasi dari mereka," tuturnya.

Ia menegaskan, mestinya yang murni nanti penanganan untuk tanggap darurat.

Baca juga: Polisi Masih Buru Pelaku Pembacokan di Samarinda yang Kabur ke Hutan, 3 Saksi Dimintai Keterangan

Baca juga: Ketua IDI Bontang Terpapar Covid-19, padahal Sudah Disuntik Vaksin Sinovac Tahap Pertama

Karena pembiayaannya melalui Biaya Tidak Terduga (BTT), maka otomatis nanti penggunaannya memang di luar dari rencana.

Dan di dalam RKB itu, memang juga ada item-item yang memang bisa direncanakan pada sebelumnya.

"Itu nanti diminta Tim Satgas untuk dipilah-pilah dulu. Jadi mana-mana kegiatan fisik sudah terukur, dan mana yang sikapnya tanggap darurat," ucapnya.

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Rahmad Taufiq

Penulis: Muhammad Riduan
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved