Breaking News:

Berita Mahulu Terkini

Tahun Ini di Mahulu Ada Bantuan Keuangan Khusus Kampung, Diprioritaskan untuk Swasembada Pangan

Tahun ini Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu ( Mahulu) di bawah kepemimpinan Bupati Bonifasius Belawan Geh memberikan bantuan khusus ke seluruh kampung

Penulis: Febriawan
Editor: Syaiful Syafar
TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIAWAN
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Mahulu, Surianto, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (10/2/2021). TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIAWAN 

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG – Tahun ini Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu ( Mahulu) di bawah kepemimpinan Bupati Bonifasius Belawan Geh memberikan bantuan khusus ke seluruh kampung di wilayah kabupaten ini.

Bantuan keuangan ini menambah daftar bantuan untuk wilayah kampung, selain Dana Desa (DD) dari Pusat melalui APBN, kemudian Alokasi Dana Kampung (ADK) dari APBD Kabupaten Mahulu.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Mahulu, Surianto, menuturkan, bantuan keuangan khusus pemerintah kabupaten ke kampung ini, merupakan kebijakan kepala daerah.

Dengan memprioritaskan program unggulan sesuai dengan visi dan misi kepala daerah, yaitu mewujudkan Mahulu Swasembada Pangan, melalui kemajuan bidang pertanian. 

"Jadi nanti untuk dana dari bankeu khusus ke kampung ini, diprioritaskan ke program pertanian. Di mana nantinya, setiap kampung diharapkan menyiapkan 10 hektare lahan. Pembukaan lahan hingga siap ditanami, dananya melalui bankeu ini," tutur Surianto, Rabu (10/2/2021).

"Selebihnya bisa digunakan untuk program lain seperti rumah layak huni. Namun yang jelasnya, diutamakan untuk program pertanian," jelas Surianto.

Baca juga: Subsidi Ongkos Angkut Speedboat di Mahulu Berlanjut, Ada Tambahan Armada untuk Wilayah Hulu

Baca juga: Vaksin Perdana di Kabupaten Mahulu, Bupati Bonifasius Pastikan Vaksin Sinovac Aman dan Halal

Salah satu tujuan pemberian bankeu kampung memfokuskan ke sektor pertanian, karena untuk mendukung visi dan misi kepala daerah, yaitu memajukan pertanian di Mahulu.

"Alokasi anggarannya Rp 25 miliar. Jika dihitung mungkin rata-rata per kampung menerima Rp 500 juta sampai Rp 700 juta. Tapi nanti pembagiannya berdasar pada indikator kampung masing-masing," kata Surianto.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved