Gaya Hidup

Jumat 12 Februari 2021 Hari Raya Imlek, Tradisi Pertunjukan Barongsai di Balikpapan Ditiadakan

Jumat 12 Februari 2021 Hari Raya Imlek, Tradisi Pertunjukan Barongsai di Balikpapan Ditiadakan

Penulis: Heriani AM | Editor: Trinilo Umardini
TRIBUN KALTIM/DWI ARDIANTO
Jumat 12 Februari 2021 Hari Raya Imlek, Tradisi Pertunjukan Barongsai di Balikpapan Ditiadakan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN -  Jumat 12 Februari 2021 Hari Raya Imlek, Tradisi Pertunjukan Barongsai di Balikpapan Ditiadakan.

Tahun baru China atau tahun baru Imlek akan jatuh pada Jumat 12 Februari 2021.

Tahun ini, berdasarkan penanggalan Tionghoa, tahun baru Imlek 2021 akan masuk dalam Tahun Kerbau Logam.

Tahun Baru Imlek akan dimulai pada Jumat 12 Februari 2021 dan akan berlangsung hingga 31 Januari 2022.

Tahun Kerbau Logam 2021 akan menjadi tahun keberuntungan dan juga sempurna untuk fokus pada hubungan, baik itu hubungan persahabatan atau cinta.

Saat Imlek, biasanya orang Tionghoa akan berdoa dan menggelar berbagai tradisi khas. Tradisi khas itu mewarnai perayaan tahun baru Imlek menjadi semakin semarak.

"Kita berharap di Tahun Kerbau Logam makin semangat, kuat. Kerbau 'kan hewan petarung. Kita bersama berusaha agar kondisi lekas membaik," ujar Ketua Kelenteng Guang De Miao, Hindro Arie Wijaya.

Menyambut Imlek, normalnya disambut meriah oleh banyak pihak.

Baik yang merayakan, atau yang sekadar memeriahkan. Kali ini, diperingati berbeda seperti hari besar keagamaan lain.

Ornamen berwarna merah emas tetap tergantung diberbagai sudut pertokoan atau kantor. Namun tak seramai biasanya.

Di Kelenteng Guang De Miao atau Setya Dharma yang berlokasi di Pasar Baru, Klandasan Ilir, Balikpapan Kota pun demikian.

Tempat suci ini tetap menjalankan aktivitas seperti biasa, yakni pembersihan Kelenteng dan pemandian rupang.

Aktivitas lain adalah pembangunan lahan parkir, yang ditarget selesai sebelum hari H umat Tionghoa tersebut.

Lalu pertunjukan barongsai yang menjadi pelengkap sempurna perayaan, kemungkinan besar tak dihelat.

"Barongsai kita tetap. Tapi belum tahu ada atau tidak (pertunjukan). Takutnya, nanti mengundang massa yang banyak jika dilakukan," tambah Hindro.

Peringatan Tahun Baru Imlek tetap akan dilaksanakan, meski dengan segala keterbatasan.

Mulai dari pembatasan kapasitas 50 persen, yang dipantau langsung oleh 30 orang anggota pengelola secara berkala. Penyediaan tempat cuci tangan, pengaturan jarak, dan lainnya sesuai protokol kesehatan.

"Tidak ada yang berbeda. Nuansa khidmat tetap sama. Hanya kondisi yang sedikit berubah," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved