Kapal di Samarinda Terbakar
Kebakaran Galangan Kapal di Samarinda, Suara Dentuman Terdengar 4 Kali, Warga Mengira Guntur
Suara yang sangat keras itu membuat panik warga di sekitar Pulau Atas, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Adhinata Kusuma
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Suara dentuman keras tiba-tiba terdengar pada Kamis (11/2/2021) pukul 15.15 Wita.
Suara yang sangat keras itu membuat panik warga di sekitar Pulau Atas, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
Suara tersebut berasal dari salah satu kapal di galangan milik PT Barokah Galangan Perkasa.
Dari pantauan di lapangan kepulan asap hitam membumbung pekat di langit Kota Tepian.
Suara sirine menderu, bergegas menuju lokasi kebakaran. Petugas kebakara memadati area PT Barokah Galangan Perkasa.
• BREAKING NEWS Kapal di Samarinda Terbakar, Kini Pemadaman Sedang Dilakukan
Tak jauh dari lokasi kebakaran galangan PT Barokah Galangan Perkasa. Ada pemukiman padat penduduk, dan dermaga kapal-kapal tradisional.
Seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya, menceritakan, saat kejadian tersebut ledakan pertama kali ia dengar tepat setelah hujan berhenti.
"Saya tadi sedang di kapal, lagi baikin mesin. Tiba-tiba suara ledakan nyaring, saya kira guntur," ungkap pria 43 tahun itu.
Ia sempat mencari-cari asal ledakan, yang ternyata diketahui suara itu berasal dari ledakan kapal.
Pria yang bekerja sebagai mekanik mesin kapal ini pun langsung merinding.
"Sehabis ledakan pertama itu, sempat berhenti beberapa menit. Barulah ada beruntun tiga kali ledakan. Ledakannya keras tadi, soalnya getaran itu terasa sampai ke rumah-rumah di sini (sambil menunjuk permukiman)," ujar pria itu memberi keterangan.
Suara dari ledakan beruntun itu, lalu didengarnya dan melihat ban karet yang berada di sisi kapal terlempar ke udara.
Pria ini menyampaikan jika di dalam kapal, menduga ada delapan anak buah kapal (ABK) yang sedang bekerja.
"Katanya teman-teman seperti itu (ada delapan ABK), cuman tidak tahu tahu ada korban atau tidak. Yang jelas sebelum ledakan di galangan ada aktivitas," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pemadam kebakaran, relawan dan petugas menggunakan kapal terlihat masih sibuk menyemburkan air ke arah kapal yang terbakar.
Tekanan air berkekuatan tinggi juga diarahkan ke kapal yang meledak, baik dari darat maupun perairan Sungai Mahakam.
Penulis : Mohammad Fairoussaniy
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kebakaran-hebat-terjadi-di-galangan-kapal-kawasan-pulau-atas.jpg)