Berita Tarakan Terkini

Mitigasi Bersama Cegah Kerugian Ekonomi dan Sosial Berkepanjangan Akibat Learning Loss

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Borneo Tarakan (UBT) bekerjasama dengan Program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI

Penulis: Risnawati | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Webminar Mitigasi Learning Loss untuk Mencegah Kerugian Ekonomi dan Sosial di Masa Depan Akibat PJJ Berkepanjangan.TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Borneo Tarakan (UBT) bekerjasama dengan Program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI), menggelar webinar yang bertemakan “Mitigasi Learning Loss untuk Mencegah Kerugian Ekonomi dan Sosial di Masa Depan Akibat PJJ Berkepanjangan” pada hari ini, Kamis (11/2/2021)

Webinar ini menghadirkan pembicara internasional, Michelle Kaffenberger yang merupakan peneliti RISE International dan akademisi di Blavatnik School of Government, University of Oxford, Inggris.

Webinar ini juga mengundang Plt. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan (Balitbangku) Kemdikbud, Totok Suprayitno.

Presiden Jokowi Panggil Lima Gubernur, Salah Satunya Kaltim, Ini yang Dibahas

Pusat Perbelanjaan di Balikpapan dan Samarinda Berkeinginan tak Ada Lagi Penutupan di Sabtu Minggu

Selain itu, FKIP UBT juga mengundang Redaktur Humaniora Harian Kompas Evy Rachmawati, Redaktur Pelaksana Detik.com Erwin Dariyanto, akademisi FKIP UBT Jero Budi Darmayasa, Guru SD IT Hidayatullah Malinau Fahrindha Aryanti, guru SDB TU 2 Tana Tidung Puji Lestari, Kepala Sekolah SDN 13 Bulu Perindu Bulungan Warsiyah.

Kemudian, sebagai penanggap akan hadir Kadisdikbud Bulungan Jamaluddin Saleh, Kadisdik Tarakan Tajudin Tuwo, Kadisdik Malinau Fureng Elisa Mou, dan Kadisdik Tana Tidung Jafar Sidik.

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang berkepanjangan telah berdampak pada menurunnya kemampuan belajar siswa (learning loss).

Kesenjangan akses belajar, ketidakmerataan infrastruktur, dan perbedaan keterampilan pedagogis guru menjadi beberapa faktor penyebab terjadinya learning loss.

Waspada, Aksi Begal Terjadi Lagi di Jalanan Balikpapan, Pelaku Bawa Sajam dan Incar Tas Korban

Awang Faroek Ishak Hadir di Rumah Duka, Ikut Melepas Yurnalis Ngayoh ke Peristirahatan Terakhir

Dekan FKIP UBT, Suyadi mengatakan, acara ini diadakan guna mendukung usaha pemerintah melakukan mitigasi learning loss, membangun kesadaran publik tentang ancaman learning loss akibat PJJ berkepanjangan, dan mendorong pemangku kepentingan untuk mengatasi potensi learning loss.

Dia menambahkan, learning loss ini akan memberikan dampak dalam jangka pendek dan jangka panjang.

"Setidaknya ada tiga dampak jangka pendek yang harus diwaspadai yaitu terganggunya tumbuh kembang anak, terjadinya tekanan psikologis dan psikososial serta kekerasan dalam rumah tangga, dan ancaman putus sekolah,” ujarnya.

Sedangkan dalam jangka waktu lebih panjang, learning loss mengakibatkan ketidakmampuan tamatan pendidikan untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai.

Hal ini disebabkan siswa tidak menguasai kompetensi yang dibutuhkan, karena tidak mampu mengikuti materi belajar. Padahal kompetensi dibutuhkan untuk mendapatkan pekerjaan di masa depan.

“Salah satu kompetensi yang penting dikuasai siswa adalah membaca atau literasi," ungkapnya

Bank Dunia sudah memprediksi akan terjadi penurunan skor PISA (Programme for International Student Assessment) dibidang membaca akibat penutupan sekolah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved