Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Pelantikan Gubernur dan Wagub Kaltara Terpilih Diundur 15 Februari, Terjadi Kosong Jabatan 3 Hari

Proses pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara terpilih hasil Pilkada serentak 2020 lalu diundur sampai 15 Februari 2021 mendatang. Sebelumnya

TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI
Pelantikan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara terpilih, Zainal Paliwang dan Yansen Tipa Padan diundur 15 Februari 2021. TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR- Proses pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara terpilih hasil Pilkada serentak 2020 lalu diundur sampai 15 Februari 2021 mendatang.

Sebelumnya diberitakan, Zainal Paliwang dan Yansen Tipa Padan direncanakan dilantik pada 12 Februari 2021 di Istana Negara Jakarta oleh Presiden Jokowi.

Dengan diundurnya jadwal pelantikan, maka terjadi kekosongan jabatan Gubernur Kaltara selama tiga hari, yakni mulai tanggal 12 Februari hingga 15 Februari 2021.

Baca juga: Presidium DOB Samarinda Seberang Nilai Pemerintahan Andi Harun-Rusmadi Dapat Realisasikan Pemekaran

Baca juga: Catat 99 Kasus Positif, Angka Covid-19 Balikpapan Turun, Jubir Satgas Beber Penjelasannya

Baca juga: Polisi Masih Buru Pelaku Pembacokan di Samarinda yang Kabur ke Hutan, 3 Saksi Dimintai Keterangan

Nantinya kekosongan jabatan akan diisi dengan ditunjuknya Sekretaris Provinsi, sebagai pelaksana harian atau Plh Gubernur Kaltara.

Hal tersebut disampaikan Asisten I Sekretariat Provinsi Kaltara saat dihubungi via pesan singkat.

"Ya benar, pelantikan akan diundur menjadi tanggal 15 Februari, nanti sesuai edaran dari Mendagri, Sekprov yang akan menjabat selaku Pelaksana Harian Gubernur," ujar Asisten I Sekretariat Provinsi Kaltara, Datu Iqro, Rabu (10/2/2021).

Menurutnya, pengangkatan Sekprov Kaltara sebagai Plh Gubernur, tidak memerlukan Surat Keputusan atau SK dari Kemendagri.

"Untuk Sekprov menjadi Plh Gubernur itu otomatis, jadi tidak perlu SK," katanya.

Ditanyakan mengenai surat pelantikan Zainal Paliwang dan Yansen Tipa Padan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara periode 2021-2024, Datu Iqro mengatakan, Peraturan Presiden atau Perpres pelantikan masih dalam proses di Sekretariat Negara.

Dia mengaku belum mengetahui siapa saja rombongan dari Kaltara yang akan mengikuti proses pelantikan di Jakarta nanti.

"Untuk Perpres pelantikan, masih dalam proses di Sekretariat Negara. Kami juga masih menunggu undangan siapa saja yang boleh masuk istana," tuturnya.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Rahmad Taufiq

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved