Breaking News:

Pilkada Balikpapan

Gugatan KIPP Ditolak Mahkamah Konstitusi, KPU Balikpapan Gelar Rapat Pleno Calon Terpilih

Setelah ditolaknya gugatan Komite Independen Pemantau Pemilu atau KIPP oleh Mahkamah Konstitusi.

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha menyebutkan bahwa ia telah mengingatkan agar petugas KPPS memastikan memilih sarana dan prasarana yang efektif. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

Diantaranya adalah calon terpilih, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Balikpapan, dan Forum Pimpin Daerah (Forkompida). 

Baca Juga: Anggota DPRD Balikpapan Bicara Efektivitas Satgas Covid-19 Tingkat RT Setelah PPKM Mikro Diresmikan

"Kalau kuorum 2/3 yang hadir, tapi sekarang karena gak ada kegiatan apa-apa mestinya 5 komisioner tidak ada alasan untuk tidak hadir,” tuturnya.

Selanjutnya, apabila telah ditetapkan maka hasil pleno akan dikirim ke Gubernur Kaltim, Isran Noor untuk jadwal pelantikan.

Hasil pleno ini akan dikirim melalui Walikota Balikpapan. Dalam pelantikan nanti pun pasangan Rahmad Masud yakni Thohari Aziz (alm) akan tetap disebut.

“KPU Balikpapan bersurat kepada gubernur melalui Walikota guna dilakukan pelantikkan. Dan nama pasangan Rahmad nanti akan tetap disebut," jelas Noor Thoha.

Pemungutan Suara Tidak jadi Diulang

Mahkamah Konstitusi menolak permohonan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) dalam Pilkada Balikpapan. 

Terkait dengan hasil pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan yang diajukan Komite Independen Pemantau Pemilu atau KIPP.

Pihak Mahkamah Konstitusi mengabulkan eksepsi KPU Balikpapan, permohonan Pemilihan Ulang Pilkada Balikpapan pun ditolak.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved