Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Penerapan Jam Malam Telah Berlalu di Samarinda, Sektor Pariwisata Ikut Terdampak

Penerapan pembatasan jam malam hingga pukul 22.00 WITA, di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), pernah diberlakukan pada 3 - 10 Februari 2021.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Penerapan pembatasan jam malam hingga pukul 22.00 WITA, di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), pernah diberlakukan pada 3 - 10 Februari 2021 lalu.

Lantas bagaimana tanggapan dari Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kota Samarinda, I Gusti Ayu Sulistiani, tentang penerapan jam malam di sektor Pariwisata di Ibu Kota Kaltim.

Saat disambangi TribunKaltim.co, di Kawasan jalan Kadrie Oening Samarinda, pada Selasa (16/2/2021), wanita yang biasa disapa Bu Ayu tersebut menyampaikan, dengan adanya penerapan jam malam di Samarinda, tidak terlalu signifikan penurunan wisatawannya.

Baca juga: BREAKING NEWS Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi Meninggal Dunia, Hasil PCR Belum Keluar

Baca juga: Laka Tunggal Terjadi Lagi, Seorang Pengemudi di Balikpapan Tewas Sebelum Sempat Dilarikan ke RS

Baca juga: Data Pasien Covid-19 tak Valid, Walikota Balikpapan Rizal: KTP Klandasan, Tinggal di Kampung Baru

Karena, lanjutnya, untuk tempat-tempat destinasi pada umumnya, buka siang hingga sore, bahkan sampai malam, tapi tidak terlalu sampai larut malam.

"Jadi dengan adanya seperti itu (jam malam) tidak terlalu signifikan, penurunan wisatawannya," ungkapnya.

Disinggung bagaimana kalau dampak itu dirasakan bagi yang berkecimpung di sektor pariwisata atau pengelola objek wisata, ia menegaskan kalaupun ada dampak, tentunya pasti terdampak.

Di masa awal pandemi Covid-19 saja, walau tidak adanya peraturan jam malam itu pun sudah terdampak.

"Kondisinya memang seperti ini, secara umumnya terdampak," ucapnya.

Tetapi, ia berpendapat para pengelola objek wisata di Samarinda, mengikuti apa yang menjadi peraturan dari pemerintah.

"Walau dengan pembatasan-pembatasan dari pemerintah, itu tetap diikuti," tuturnya.

Dia menambahkan, semisal nantinya jam malam kembali diterapkan di Kota Tepian ini, namun ia tidak mempunyai persiapan khusus.

"Karena sudah ada beberapa pengalaman, baik itu penerapan jam malam. Jadi di destinasi itu, umumnya tinggal mengikuti apa yang menjadi arahan," ucapnya.

IKUTI >> News Video

Penulis: Muhammad Riduan

Videografer: Muhammad Riduan

Video Editor: Jojo

Editor: Djohan Nur
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved