Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Sepekan Ditahan Polis Malaysia, 8 WNI Dipulangkan ke Tanah Air, Ini Permintaan Sekda Nunukan

Sepekan di tahan oleh Polis Malaysia, 8 Warga Negara Indonesia (WNI) dipulangkan kembali ke Tanah Air, Rabu (17/02/2021), pukul 11.00 Wita.

TRIBUNKALTIM.CO/FELIS
Sepekan di tahan oleh Polis Malaysia, 8 Warga Negara Indonesia (WNI) dipulangkan kembali ke Tanah Air, Rabu (17/02/2021), pukul 11.00 Wita.TRIBUNKALTIM.CO/FELIS 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN -Sepekan di tahan oleh Polis Malaysia, 8 Warga Negara Indonesia (WNI) dipulangkan kembali ke Tanah Air, Rabu (17/02/2021), pukul 11.00 Wita.

Delapan WNI itu yakni Bajib, Mesak, Elvi, Eti (3), Bakumpul, Serdy, Darboy, Rahman (motoris speed boat).

Dalam perjalanan menggunakan speed boat dari Tawau, Malaysia, 8 WNI itu dikawal oleh Polis Marin Malaysia dan 5 pegawai Konsulat RI di Tawau.

Baca juga: Bupati Paser Yuriansyah Syarkawi Tutup Usia, Kronologinya Mengeluh Demam, Batuk dan Sesak

Baca juga: DPRD Desak Pemkot Bontang Segara Rampungkan Gedung Baru Pasar Citra Mas Lok Tuan, Sebelum Puasa

Kendati begitu, pengantaran hanya sampai di titik perbatasan RI-Malaysia, simpang tiga Malaysia-Sei Ular, tempat di mana 8 WNI itu ditangkap.

Lalu 8 WNI itu dijemput menggunakan speed boat milik TNI AL.

Turut menjemput, Sekretaris Daerah (Sekda) Nunukan, Kabag Humpro Setkab Nunukan dan dikawal oleh Danlanal Nunukan serta Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 16/SBC.

Sementara di pelabuhan Liem Hie Djung, sudah menunggu masyarakat adat Dayak Agabag Nunukan, personel TNI-Polri, Satpol PP, dan Kepala Imigrasi Nunukan.

Baca juga: BREAKING NEWS Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi Meninggal Dunia, Hasil PCR Belum Keluar

Baca juga: Banyak Calon Penerima Vaksin Sinovac Dosis Kedua di Kutim Mendadak Tensi Darahnya Tinggi

Sekda Nunukan, Serfianus mengatakan pihaknya mengusulkan kepada Pemerintah Pusat, agar batas dua negara, utamanya di simpang tiga Sei Ular-Malaysia dibuat rambu-rambu batas dua negara.

Pasalnya, jika malam hari wilayah yang menjadi batas dua negara di sungai yang terbilang kecil itu tak kelihatan.

Apalagi ketika air sungai mengalami surut, sehingga memungkinkan speed boat yang melintas mengambil jalur yang pastinya melewati batas dua negara itu.

Halaman
123
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved