Pilkada Nunukan

Sidang Putusan Dismissal Sengketa Pilkada Nunukan, Berikut Ulasan Dekan FH UB Tarakan

Hari ini Rabu (17/2/21) Mahkamah Konstitusi akan menggelar sidang putusan dismissal terhadap sengketa hasil Pilkada Nunukan.

Penulis: Risnawati | Editor: Mathias Masan Ola
IST
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Hari ini Rabu (17/2/21) Mahkamah Konstitusi akan menggelar sidang putusan dismissal terhadap sengketa hasil Pilkada Nunukan.

Sidang pembacaan putusan dismissal itu direncanakan akan digelar pada pukul 16.00 WIB di Jakarta.

Tentu masyarakat awam bertanya-tanya, apa itu putusan dismissal?

Baca juga: Buruan! Cek Syarat Daftar Prakerja Gelombang 12 Via Login www.prakerja.go.id, Sudah Mau Dibuka

Berkenaan itu, Dekan Fakultas Hukum Universitas Borneo Tarakan (FH UBT) Yahya Ahmad Zain menjelaskan, putusan dismissal disebut juga sebagai putusan sela.

Putusan sela ini berkaitan dengan persoalan-persoalan formal, yang apabila gugatan tersebut memenuhi syarat formil, maka akan ada sidang lanjutan.

"Kalau tidak dipenuhinya syarat formal itu, maka distop," ujarnya kepada TribunKaltara.com melalui sambungan telepon, Selasa (16/2/21) malam.

Baca juga: Tim Peneliti WHO Akhirnya Ungkap Fakta Baru Mengejutkan Soal Virus Corona, Sebut China Bohongi Dunia

Sidang dismissal inilah yang nantinya akan menentukan perkara tersebut dilanjutkan atau tidak.

"Kalau perkaranya tidak lanjut, biasanya Hakim MK itu, putusannya terkait dengan ketentuan formil tidak dipenuhi. Misalnya batas waktunya lewat atau tidak memiliki legal standing," jelasnya.

Yahya Ahmad Zain mengatakan, konteks dari pada putusan dismissal dalam perkara ini lebih kepada hasil penelitian dari gugatan sengketa Pilkada tersebut.

Zain menegaskan, putusan dismissal itu sangat terkait dengan dipastikannya suatu perkara diterima atau tidak diterima.

"Seperti yang saya bilang tadi, kalau dia dilanjutkan maka itu akan masuk ke persidangan materi gugatan," terangnya.

Baca juga: Pencairan BLT UMKM Tinggal Hari Ini, Segera Login eform.bri.co.id/bpum, Cek Nama Penerima Banpres

Menurutnya, apapun putusannya, putusan dismissal nanti akan memastikan suatu perkara perselisihan hasil Pilkada dilanjutkan atau tidak ke persidangan pemeriksaan materi gugatan.

"Semua pihak harus bisa legowo, karena mekanisme hukum di MK tentu saja akan ada yang menang dan kalah," katanya.

Penulis: Risnawati | Editor: Mathias Masan Ola

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved