Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Jalan Poros Samarinda-Bontang Rusak, Warga Desa Tanah Datar alami Gangguan Pernapasan

Ia menilai seharusnya debu dan kerusakan jalan bisa diminimalisir oleh perusahaan tambang yang tampak beroperasi lebih dari 1km dari jalan Poros.

TRIBUNKALTIM.CO- Jalan poros Samarinda-Bontang mengalami kerusakan. Sekitar 52 Kilometer dari Simpang 3 Lempake sampai Sambera Kutai Kartanegara. Dari jarak tersebut banyak sekali titik-titik jalan yang rusak. Baik rusak ringan hingga parah terlihat ketika melintas kawasan tersebut.

Warga sekitar pun tidak hanya mengeluh terkait jalan rusak saja. Beberapa warga mengeluh debu kendaraan mengganggu pernapasan ketika kendaraan hilir mudik di jalan tersebut.

Sulaiman warga desa Tanah Datar Kecamatan Kutai Kartanegara mengatakan debu seeing mengganggu pernpasannya. Bahkan usaha Jual Beli ban yang ia jual pun membuat usahanya kotor ditutupi debu.

"Liat aja ini ban yang saya jual dan sejumlah peralatan berdebu. Sudah sekitar 1bulanan kerja dengan debu dibengkel. Ditambah jaman corona tambah debu lagi," kata Sulaiman.

Ia menilai seharusnya debu dan kerusakan jalan bisa diminimalisir oleh perusahaan tambang yang tampak beroperasi lebih dari 1km dari jalan Poros Samarinda-Bontang.

"Perusahaan tambang baiknya buat jalan atau jalur sendiri,tak seharusnya melewati jalan umum poros Samarinda bontang.Buat saja jembatan jadi kendaraan tambang bisa melintas diatas jembatan, dengan dibawahnya seperti terowongan jalan. Seperti perusahaan tambang di kawasan bontang," katanya

Ia juga berharap perbaikan jalan oleh pemerintah bisa lekas selesai.

"Kondisi jalan rusak ditutup tanah , jika dilintasi bergelombang.Mereka bekerja tergantung cuaca.Jika hujan tanah yang menutupi kerusakan jalan bisa terkikis," kata Sulaiman.

Sementara itu Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) wilayah 2 Kaltim-Kaltara akan memperbaiki jalan poros Samarinda-Bontang. Hal tersebut dikarenakan adanya kerusakan jalan poros di desa Tanah Datar Kecamatan Muara Badak Kecamatan Kutai Kartanegara.

Baca juga: NEWS VIDEO Ardian Ditemukan 43 Kilometer dari Titik Lokasi Diduga Tercebur Pertama Kali

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.1 Balai Besar Pelaksanan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah 2 Kaltim Kaltara Tueku Surya Dharma mengatakan pihaknya menyiapkan anggaran Rp800 juta. Dengan anggaran tersebut untuk perbaikan transisi akibat rusaknya jalan  di Poros Samarinda - Bontang.

Halaman
12
Editor: Faizal Amir
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved