Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

GMKI Salurkan Sembako dan Obat-obatan Bantu Warga Terdampak Banjir di Kalsel

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) menyalurkan bantuan sembako kepada korban banjir di Desa Pembantaan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan,

HO/TRIBUNKALTIM.CO
Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) menyalurkan bantuan sembako kepada korban banjir di Desa Pembantaan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, (18/2/2021) Kamis kemarin. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) menyalurkan bantuan sembako kepada korban banjir di Desa Pembantaan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis (18/2/2021) kemarin.

Penyaluran logistik tersebut merupakan berasal dari hasil penggalangan dana yang dilakukan oleh GMKI dari berbagai kabupaten/kota.

Dalam artian, GMKI secara keseluruhan daerah berempati atas bencana alam yang melanda di Bumi Lambung Mangkurat julukan Provinsi Kalsel itu.

Baca juga: Sering Dikritik, Gubernur Kaltim Isran Noor: Saya dan Wagub Sangat Senang Ketika Ada Kritikan

Baca juga: Kerukunan Keluarga Bugis-Makassar Usung Alimuddin Jadi Ketum KKSS Kaltim

Baca juga: BREAKING NEWS Dini Hari Jago Merah Beraksi di Balikpapan, Lahap Pertokoan Warga di Prapatan

"Kami GMKI secara nasional turut berempati atas bencana alam yang melanda Kalsel, yang mana merupakan banjir terparah dalam sejarah provinsi Kalimantan Selatan." ucap Velya Galyani selaku Koordinator Wilayah VI (Kalteng-Kalsel-Kaltim-Kaltara) Pengurus Pusat GMKI, Jumat (19/2/2021).

Ia menambahkan pembagian sembako pada kali ini, merupakan kali keempatnya.

Sebelumnya pengurus GMKI di beberapa kesempatan berkolaborasi dengan DPD KNPI Kalsel dan PGIW Kalsel.

"Terlepas dari agenda ini, kami berharap Pemprov Kalsel dengan cepat bisa memfokuskan pada langkah-langkah mitigasi bencana dan juga pemulihan serta stimulasi perekonomian masyarakat Kalsel pasca bencana banjir. Apalagi di masa pandemi seperti ini," ujarnya.

Sementara itu, diungkapkan Acung, Ketua GMKI Banjarmasin, pasca banjir melanda pihaknya terus melakukan pemantauan.

Dan mereka pun melakukan komunikasi dengan beberapa pengurus wilayah, untuk mendapatkan informasi daerah mana yang masih terdampak banjir.

"Salah satunya, Desa Pembantaan yang masih terdampak banjir. Di sana belum banyak bantuan yang tersalurkan," bebernya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Riduan
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved