Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Jokowi Minta UU ITE Direvisi, Inilah Deretan Nama yang Pernah Dijerat UU No 11 Tahun 2008

Presiden Jokowi berpesan agar implementasi UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan

Editor: Wahyu Triono

Pihak RS Omni akhirnya menggugatnya. Prita didakwa melanggar Pasal 27 ayat 3 UU ITE.

Baca juga: NEWS VIDEO Detik-detik Kasino Milik Trump Dirobohkan, Warga Rela Bayar untuk Nonton

Keempat, seorang jurnalis, pendiri Watchdoc dan sutradara film dokumenter, Dandhy Dwi Laksono juga pernah terseret kasus UU ITE pada September 2019.

Saat itu, Dhandy ditangkap Polda Metro Jaya lantaran twitnya di twitter dianggap menebarkan kebencian berdasarkan SARA.

Kuasa hukum Dandhy, Alghifari Aqsa mengatakan, pendiri WatchdoC itu ditangkap atas twit tentang Papua yang dia unggah dalam akun Twitternya.

Dandhy dijerat Pasal 28 Ayat (2) jo Pasal 45A Ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik tentang penyebaran ujaran kebencian terhadap individu atau suatu kelompok berdasarkan SARA.

Baca juga: NEWS VIDEO Viral Video Puluhan Paus Ditemukan Terdampar di Bibir Pantai di Bangkalan

Terakhir, musisi Ahmad Dhani juga pernah terjerat kasus UU ITE.

Ahmad Dhani resmi menjadi tersangka kasus ujaran kebencian karena sejumlah twit-nya melalui akun Twitter @AHMADDHANIPRAST, pada Maret 2017.

Dhani lalu dikenai Pasal 45A Ayat 2 juncto Pasal 28 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 Ayat 1 KUHP.

Kemudian, Dhani mendapatkan vonis penjara 1 tahun 6 bulan dalam sidang putusan yang digelar pada 28 Januari 2019.(*)

IKUTI >> News Video

Editor: Wahyu Triono

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sederet "Korban" UU ITE yang Diminta Jokowi untuk Direvisi...", https://www.kompas.com/tren/read/2021/02/19/133100665/sederet-korban-uu-ite-yang-diminta-jokowi-untuk-direvisi?page=all

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved