Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Walikota Tarakan Khairul Tegaskan Target Pembangunan Dapat Disesuaikan dengan Kondisi Terkini

Walikota Tarakan, dr Khairul mengatakan, perlu perancangan kembali Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ini. Hal tersebut dikarenakan R

TRIBUNKALTARA.COM/RISNAWATI
Walikota Tarakan, dr Khairul mengatakan, perlu perancangan kembali Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ini. TRIBUNKALTARA.COM/RISNAWATI 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN- Walikota Tarakan, dr Khairul mengatakan, perlu perancangan kembali Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ini.

Hal tersebut dikarenakan RPJMD Kota Tarakan yang telah diperdakan itu harus menyesuaikan regulasi dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang baru diterbitkan pada Januari 2020 lalu.

"RPJMD kita itu kan disusun sebelum RPJMN 2020-2024 dibuat, karena Pemilihan Walikota kan lebih dulu dari Pemilihan Presiden," ujar dr Khairul, Kamis (18/2/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS Dini Hari Jago Merah Beraksi di Balikpapan, Lahap Pertokoan Warga di Prapatan

Baca juga: Sering Dikritik, Gubernur Kaltim Isran Noor: Saya dan Wagub Sangat Senang Ketika Ada Kritikan

Baca juga: Andi Harun Hadiri Pertemuan Jelang Muswil KKSS Kaltim, Alimuddin Disebut sebagai Bakal Calon Ketua

Selain itu, Pendemi Covid-19 yang terjadi di Maret 2020 juga mempengaruhi semua rencana pembangunan yang sudah ditetapkan.

"Kemudian ada juga perubahan di dalam tata kelola keuangan daerah. Dan RPJMD kita harus menyesuaikan itu, karena perubahannya sangat signifikan," katanya.

Sementara itu dia menyebutkan, di 2019 pertubuhan ekonomi Kota Tarakan ditarget 7,69 persen.

Sedangkan di 2020 pertumbuhan ekonomi ditarget 7 persen.

Walaupun 7 persen tersebut pernah terlampaui di tahun 2018.

Hanya saja dengan adanya Covid-19 di 2020, pertumbuhan ekonomi secara nasional juga terjadi regradasi.

"Sedangkan target kita 7 persen tapi yang terjadi pertumbuhan ekonomi kita minus 0,78 persen, dan provinsi minus 1,11 persen," tuturnya.

Meski terjadi regradasi tak terlampau, namun tentu hal tersebut jauh dari harapan yang diinginkan di 2020.

"Saya kira kan perlu diperbaiki dan disesuaikan. Karena kan juga ada yang mendasari untuk dilakukan perbaikan itu," katanya.

Dia menegaskan agar target-target pembangunan dapat segera disesuaikan dengan kondisi terkini.

“Saya sudah minta agar target-target yang disusun merupakan target yang menantang tapi realistis untuk dicapai,” ucapnya.

Penulis: Risnawati | Editor: Rahmad Taufiq

Penulis: Risnawati
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved