Yansen Tipa Padan Dukung Pembentukan Daerah Otonomi Baru, Tanjung Selor Jadi Ibu Kota Provinsi

Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Yansen Tipa Padan bakal memperjuangkan daerah otonomi baru atau biasa dikenal dengan sebutan DOB. 

Editor: ade mayasanto
TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAM FAWDI
Wagub Kaltara, Yansen TP, Kamis (18/2/2021).TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAM FAWDI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Yansen Tipa Padan bakal memperjuangkan daerah otonomi baru atau biasa dikenal dengan sebutan DOB. 

Hal ini menyusul rencana pembentukan daerah otonomi baru yang terus bergulor hingga kini. 

"Tentu bukan hal yang tabu apabila kita perjuangkan, secara prinsip saya mendukung percepatan pembentukan DOB di Kaltara," ujar Wagub Kaltara, Yansen TP, Kamis (18/2/2021) kemarin. 

Baca juga: Singgung DOB, Wakil Gubernur Kaltara Yansen TP Sebut Tanjung Selor Ibu Kota Provinsi Harus jadi Kota

Baca juga: Bukan tak Mungkin, Wakil Gubernur Kaltara Yansen Tipa Padan Buka Suara Terkait Daerah Otonomi Baru

Baca juga: Bertemu Kades di Malinau, Senator Asal Kaltara Fernando Sinaga Puji Program yang Digagas Yansen

Ia berharap, daerah otonomi baru bisa terlaksana dengan syarat semua pihak bisa berkoordinasi secara apik. 

Yansen menjelaskan, DOB yang tengah disasar adalah pembentukan kota Tanjung Selor, sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Utara dan ibukota Bulungan di Tanjung Palas.

"Seperti Tanjung Selor akan menjadi ibukota provinsi, jadi ibukota Bulungan bisa pindah ke Tanjung Palas," tambahnya.

Untuk diketahui, pembentukan DOB hingga saat ini masih terbentur aturan pemerintah pusat, yakni moratorium pembentukan DOB.

Terpisah, Bupati Bulungan terpilih Syarwani mengaku, mengikuti proses pembentukan DOB Kota Tanjung Selor.

"Banyak warga sering bertanya kepada saya, kalau saya mengalir saja, karena saya lahir dan besar di Bulungan, di Tanjung Palas," ujar Bupati Bulungan terpilih, Syarwani.

Namun dirinya mengaku, bila ibukota Bulungan dipindah ke Tanjung Palas, maka fokus anggaran dicurahkan di dua lokasi yakni Tanjung Palas dan Bulungan.

"Secara subyektif saya setuju saja, tapi kalau kita pindahkan ke Tanjung Palas, maka dana akan dicurahkan ke Tanjung Palas dan Bulungan, apakah Bulungan hanya Tanjung Palas saja? kan tidak," tambahnya.

Baca juga: Pamitan dalam Apel Gabungan Korpri Malinau, Yansen TP: Datang Tampak Muka, Pulang Tampak Punggung

Baca juga: Yansen Tipa Padan Jabat Wagub Kaltara, Ping Ding Janji Profesional, Utamakan Tugas di DPRD Malinau

Baca juga: Resmi Jabat Wagub Kaltara Dampingi Zainal Paliwang, Yansen Siapkan Transisi Pemerintahan di Malinau

Ia menunggu proses pembentukan DOB Tanjung Selor. Sebab, hal ini akan mempercepat pemindahan ibukota Bulungan ke Tanjung Palas.

"Kita paralel saja, kalau Tanjung Selor menjadi DOB, maka akan mempercepat kita pindahkan ibukota ke Tanjung Palas," katanya.

"Karena DOB masih dikunci dengan moratorium oleh pemerintah pusat, jangankan DOB, pemekaran desa saja tidak mudah," tambah dia.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved