Breaking News:

Berita Kukar Terkini

Beri Kepastian Administrasi Wilayah Desa, Pemkab Kukar Serahkan Perbup Batas Wilayah untuk 18 Desa

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Kutai Kartanegara (Kukar) Akhmad Taufik Hidayat menyerahkan salinan Peraturan Bupati (Pe

TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI
Asisten I Bidang Pemerintahan Setkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat menyerahkan salinan Peraturan Bupati (Perbup) terkait batas wilayah bagi 18 desa yang berada di Kecamatan Loa Janan, Kecamatan Loa Kulu dan Kecamatan Tenggarong Seberang. TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG- Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Kutai Kartanegara (Kukar) Akhmad Taufik Hidayat menyerahkan salinan Peraturan Bupati (Perbup) terkait batas wilayah bagi 18 desa yang berada di Kecamatan Loa Janan, Kecamatan Loa Kulu dan Kecamatan Tenggarong Seberang di Ruang Rapat Asisten I Setkab Kukar, Jumat (19/2/2021) kemarin.

Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan Kecamatan Loa Kulu dan Tenggarong Seberang.

Akhmad Taufik Hidayat mengatakan, penyerahan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam memberikan kepastian terkait adminitrasi batas wilayah bagi desa.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Karang Joang Balikpapan, Truk vs Sepeda Motor Adu Banteng, Warga Kukar Meninggal

Baca juga: Polresta Samarinda Ringkus 3 Ibu Rumah Tangga jadi Tersangka Sindikat Narkoba 


Dia berharap kepada para camat yang telah menerima salinan perbup tersebut untuk menyosialisasikannya ke seluruh pemerintahan desa yang berada di kecamatan masing-masing. 

"Kita berharap teman-teman camat bisa menyosialisasikan perbub ini ke seluruh pemerintahan desa, karena keberadaan perbub ini guna mempertegas batas wilayah adminitrasi antardesa, serta bisa digunakan di seluruh tingkatan pemerintah," ucap Akhmad Taufik Hidayat dalam rilis Prokom Humas Setkab Kukar.

Dia berharap seluruh desa yang telah memiliki Perbup batas wilayah desa tersebut bisa menggunakannya dengan sebaik-baiknya, sehingga perselisihan dan konflik yang terjadi di lapangan bisa diminimallisir. 

Namun, menurutnya, apabila ada ketidaksepahaman terkait batas wilayah antar desa yang telah disepakati tersebut dirinya meminta pihak-pihak yang berselisih bisa melakukan musyawarah guna mencapai mufakat.

Menurutnya, apabila permasalahan tersebut masuk ke ranah peradilan akan berimbas pada kebijakan pembangunan pemerintah daerah di desa yang berkonflik tersebut.

Baca juga: Perda Covid-19 Balikpapan Segera Disahkan, Langgar Prokes Denda Perkantoran Naik Rp 1 Juta

Baca juga: BREAKING NEWS Kebakaran Rumah di Sumber Rejo Balikpapan, 7 Unit Mobil Pemadam Dikerahkan

 
"Kita berharap apabila ada perselisihan jangan sampai masuk ke ranah PTUN, karena akan berimbas pada implikasi kebijakan pemerintah daerah khususnya terkait anggaran dan pembangunan," ucapnya. 

Untuk diketahui, adapun desa yang telah memiliki Perbup batas wilayah tersebut ialah Desa Batuah, Desa Loa Duri Ulu, Desa Loa Duri Ilir, Desa Bakungan dari Kecamatan Loa Janan. Desa Margahayu, Desa Jonggon Jaya, Desa Loa Kulu Kota, Desa Jembayan dari Kecamatan Loa Kulu, serta Desa Embalut, Desa Buana Jaya, Desa Perjiwa, Desa Kerta Buana, Desa Bangun Rejo, Desa Manunggal Jaya, Desa Karang Tunggal, Desa Loa Ulung, Desa Tanjung Batu dan Desa Bukit Raya dari Kecamatan Tenggarong Seberang.

Penulis: Aris Joni | Editor: Rahmad Taufiq

Penulis: Aris Joni
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved