Breaking News:

Pilkada Nunukan

Hanura Siap Kawal Asmin Laura-Hanafiah Pimpin Kabupaten Nunukan dalam 4 Tahun ke Depan

Usai ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Nunukan terpilih 2020, partai politik (Parpol) pengusung Asmi

TRIBUNKALTARA.COM/FEBRIANUS FELIS
Sekretaris DPC Hanura di Nunukan, Khairil mengatakan, pihaknya siap mengawal Asmin Laura-Hanafiah dalam memimpin Kabupaten Nunukan untuk periode 2020-2024.. TRIBUNKALTARA.COM/FEBRIANUS FELIS 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN- Usai ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Nunukan terpilih 2020, partai politik (Parpol) pengusung Asmin Laura-Hanafiah menyatakan siap mengawal visi misi.

Setelah menerima salinan putusan dismissal dari Mahkamah Konstitusi (MK) atas permohonan perkara sengketa Pilkada 2020 nomor 49/PHP.BUP-XIX/2021, KPU Nunukan tetapkan Paslon bertagline Amanah itu sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih 2020, Jumat (19/02/2021) tadi malam.

Sesuai hasil rekapitulasi perhitungan suara oleh KPU dari 21 kecamatan di Kabupaten Nunukan sebelumnya, pasangan nomor urut 1 Asmin Laura-Hanafiah (Amanah), unggul dengan 48.019 suara.

Baca juga: Perda Covid-19 Balikpapan Segera Disahkan, Langgar Prokes Denda Perkantoran Naik Rp 1 Juta

Baca juga: BREAKING NEWS Kebakaran Rumah di Sumber Rejo Balikpapan, 7 Unit Mobil Pemadam Dikerahkan

Sedangkan, pasangan nomor urut 2 Dani Iskandar-Muhammad Nasir memperoleh 45.359 suara.

Sekretaris DPC Hanura di Nunukan, Khairil mengatakan, pihaknya siap mengawal Asmin Laura-Hanafiah dalam memimpin Kabupaten Nunukan untuk periode 2020-2024.

"Kami sebagai Parpol pengusung Asmin Laura-Hanafiah akan tetap mengawal visi misi yang sudah disampaikan kepada publik Nunukan, baik saat debat publik maupun saat kampanye di tengah masyarakat," kata Khairil kepada TribunKaltara.com, Sabtu (20/02/2021).

Menurut Khairil, pihaknya mendukung pasangan bertagline Amanah itu pada Pilkada serentak 2020 lalu, lantaran visi misi keduanya membangun Kabupaten Nunukan dari sektor agrobisnis.

"Sampai saat ini sektor pertanian dan kelautan masih menjadi tulang punggung perekonomian di masyarakat Nunukan. Sehingga harus digenjot terus menerus agar mampu menyejahterakan masyarakat," ucapnya.

Dia berharap, pasca penetapan Bupati dan Wakil Bupati Nunukan terpilih 2020, tak ada lagi pilihan nomor satu atau dua.

"Saya harap setelah ini hanya ada Bupati dan Wakil Bupati Nunukan terpilih. Mereka Bupati kita semua.
Terlepas dari memilih atau tidaknya pada Pilkada sebelumnya. Ya intinya secara konstitusional terpilih Asmin Laura-Hanafiah," ujarnya.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Karang Joang Balikpapan, Truk vs Sepeda Motor Adu Banteng, Warga Kukar Meninggal

Baca juga: Polresta Samarinda Ringkus 3 Ibu Rumah Tangga jadi Tersangka Sindikat Narkoba

Di akhir penyampaian, Khairil mengatakan pihaknya menghormati langkah yang sudah ditempuh oleh Paslon nomor urut 2, Dani Iskandar-Muhammad Nasir ke Mahkamah Konstitusi.

"Kami tetap hargai permohonan sengketa Pilkada yang sudah diajukan Dani-Nasir, karena itu hak mereka. Saya kawal kemarin bersama Sekretaris Golkar sampai ke sidang MK. Kami tidak pernah ragu.

Artinya, apa yang kami harapkan itu yang tercapai. Karena pada dasarnya tidak ada pelanggaran," ujar Khairil yang juga Sekretaris Tim Pemenangan Amanah.

Pasangan Asmin Laura-Hanafiah diusung partai Hanura (7 kursi), Gerindra (1 kursi), Nasdem (2 kursi), Golkar (2 kursi) PDIP (1 kursi), dan Perindo (1 kursi), termasuk dua partai pendukung (non kursi di parlemen) yakni PKB dan Partai Gelora Indonesia

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Rahmad Taufiq

Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved