Breaking News:

Virus Corona

2 Hal yang Jadi Alasan Ahli Minta Pemerintah Setop Vaksin Nusantara, Sel Dendritik Sifatnya Personal

Ada dua hal yang menjadi alasan ahli untuk meminta Pemerintah hentikan Vaksin Nusantara, data uji klinis I masih belum terlihat hingga kelayakan.

KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA
Ilustrasi. Pelayanan laboratorium di RSUP Kariadi Semarang, Rabu (17/2/2021). Tahap uji klinis kedua Vaksin Nusantara dilakukan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dokter Kariadi Semarang Ada dua hal yang menjadi alasan ahli untuk meminta Pemerintah hentikan Vaksin Nusantara, data uji klinis I masih belum terlihat hingga kelayakan. 

TRIBUNKALTIM.CO - Ada dua hal yang menjadi alasan ahli untuk meminta Pemerintah hentikan Vaksin Nusantara, data uji klinis I masih belum terlihat hingga kelayakan jadi sorotan

Diketahui, Pemerintah diminta untuk  tidak memberikan dana, serta mengimbau Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memberhentikan (stop) perizinan Vaksin Nusantara

Permintaan ini disampaikan para ahli dengan berbagai pertimbangan.

Setidaknya ada dua alasan yang disampaikan epedemiolog.

Selain itu, data uji klinis dan prosedur untuk uji klinis dari Vaksin Nusantara ini juga menjadi sorotan. 

"(Vaksin Nusantara sebaiknya) tidak didanai oleh pemerintah dan dihentikan oleh BPOM bila ada aturan yang tidak sesuai," kata Pandu Riono selaku Epidemiolog Universitas Indonesia kepada Kompas.com, Sabtu (20/2/2021).

Sebagai informasi, Vaksin Nusantara yang diinisiasi mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto memulai tahap uji klinis kedua di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dokter Kariadi Semarang, Selasa (16/2/2021).

Penelitian ini dilaksanakan di RS Kariadi Semarang bekerjasama dengan RSPAD Gatot Subroto dan Balitbangkes Kementerian Kesehatan.

Berikut alasan para ahli menentang pemerintah mendanai dan meminta BPOM memberhentikan izin Vaksin Nusantara ini:

1. Mengandung sel dendritik

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved