Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Nunukan Harap Peternak Ayam Lokal Segera Bentuk Asosiasi

Kisruh harga ayam potong di Nunukan belum lama ini menjadi soroton pemberitaan publik Kalimantan Utara (Kaltara).

TRIBUNKALTIM.CO/FELIS
Rapat penetapan harga ayam potong di kandang bersama peternak ayam potong lokal dan mitra korporasi di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nunukan belum lama ini.TRIBUNKALTIM.CO/FELIS 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN -Kisruh harga ayam potong di Nunukan belum lama ini menjadi soroton pemberitaan publik Kalimantan Utara (Kaltara).

Bagaimana tidak, harga ayam potong di kandang yang sebelumnya Rp 26 ribu per kilo, kini turun menjadi Rp 23 per kilo.

Hal itu diperparah dengan adanya ayam potong dari Malaysia dan Berau yang masuk ke LKabupaten Nunukan dengan harga jual relatif rendah.

Baca juga: Lapor ke Presiden Jokowi, Walikota Balikpapan Rizal Effendi Keberatan Dana Kelurahan Dihapus

Baca juga: Arab Saudi Tutup Akses RI, 527 Calon Jemaah Haji Balikpapan Terancam Gagal Berangkat

Informasi yang dihimpun, harga ayam potong dari Malaysia yang dijual di Nunukan sebesar Rp 19 ribu per kilo.

Sementara, dari Berau dijual dengan harga Rp 12 ribu per kilo.

Hingga Selasa (16/02/2021), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kabupaten Nunukan telah menyepakati harga ayam potong di kandang bersama peternak lokal, pelaku usaha dan mitra korporasi.

Ada empat fase harga ayam potong yang disepakati yakni fase I untuk bobot 1,6-1,9 Kg harganya Rp 26 ribu.

Baca juga: Massa Desak KPK Periksa Kembali Walikota Balikpapan, Wakil Ketua KPK: Kita akan Pelajari

Baca juga: Beredar Kabar Kader Partai Berkarya Bontang Dapat Surat Pemecatan, Ketua DPC: Itu Keliru

Fase II untuk bobot 2,00-2,5 Kg harganya Rp 25 ribu. Fase III untuk bobot 2,6-3 Kg harganya Rp 24 ribu. Sementara fase IV untuk bobot 3,1 Kg ke atas harganya Rp 20 ribu.

Kendati begitu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nunukan, Masniadi, berharap kepada peternak ayam potong lokal segera membuat draft struktur asosiasi peternak ayam lokal.

Menurut dia, adanya asosiasi peternak ayam potong lokal di Nunukan akan menjadi landasan hukum untuk membawa permasalahan yang mereka hadapi kelak ke tingkatan yang lebih tinggi.

"Kita berharap peternak ayam potong lokal segera menyerahkan draft struktur asosisasi untuk satu organisasi. Kami berharap suara asosisasi ini akan memudahkan mereka membawa permasalahan yang ke depan dihadapi ke tingkat lebih tinggi," kata Masniadi kepada TribunKaltim.Co, Minggu (21/02/2021).

Baca juga: Asik, Wisata Susur Sungai Mahakam Samarinda Mulai Dibuka Lagi, Hanya Hari Sabtu-Minggu

Tak hanya itu, Masniadi juga menyampaikan, penetapan harga yang sudah disepakati bersama peternak ayam potong lokal dan mitra korporasi sebelumnya, dapat berlangsung secara periodik.

"Kita berharap penetapan harga ini berlangsung secara periodik. Apakah itu per bulan atau per tiga bulan, kita lihat Rabu depan nanti perkembangan harga yang sudah disepakati sebelumnya," ungkapnya.

Penulis: Febrianus Felis

Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved