Breaking News:

Virus Corona di Bontang

Kebijakan Penutupan Pasar Tamrin Bontang di Akhir Pekan Dinilai Tebang Pilih, Pedagang Dirugikan

Kebijakan penutupan Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) disetiap akhir pekan ditolak sejumlah para pedagang

TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Kebijakan penutupan Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) di setiap akhir pekan ditolak sejumlah para pedagang. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Kebijakan penutupan Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) di setiap akhir pekan ditolak sejumlah para pedagang.

Penolakan ini lantaran petugas dinilai tebang pilih.

Sebab, pedagang di sepanjang Jalan KS Tubun tetap berjualan hingga petang.

Salah seorang pedagang, Anira mengungkapkan bahwa para pedagang menolak penutupan pasar, karena setelah penutupan di dua pekan lalu mereka banyak mengalami kerugian.

Baca Juga: PPKM Mikro di Balikpapan, Walikota Rizal Effendi: Kelonggaran, Jangan Sampai Kerumunan Menjadi-jadi

“Sudah dua pekan kami tutup. Tetap saja petugas kurang tegas menindak para pelapak diluar pasar. Kalau seandainya mereka tutup kami juga siap menutup jualan kami,” ujarnya saat ditemui Tribun Kaltim pada Minggu (21/2/2021).

Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Tamrin, Nurdin mengatakan, sejumlah pedagang menolak penutupan dikarenakan mereka merasa dirugikan dan tidak adanya keadilan dengan adanya kebijakan ini.

Sehingga kemarin Sabtu (20/2/2021), sejumlah pedagang melakukan aksi protes dengan membuka paksa pagar pasar.

Menurutnya pedagang pakaian dan sembako yang baru buka di jam 08.00 pagi dan harus tutup di jam 12.00 siang akhirnya waktu jualan mereka jadi tidak efektif.

Pedagang tidak mau tutup karena merasa dirugikan dan tidak adil. Terbukti banyak yang  masih berjaualan disepanjang jalan.

Halaman
12
Penulis: Ismail Usman
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved