Breaking News:

Berita Berau Terkini

Diskominfo Sebut Area Blank Spot di Berau Masih di Atas 30 Persen

Dalam rapat tersebut, Kepala Diskominfo Berau, Susila Harjaka mengatakan, untuk Berau memang masih di atas 30 persen untuk area blank spot.

TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM
Komisi 3 DPRD Kabupaten Berau bersama Diskominfo saat menggelar rapat dengar pendapat menyoal wilayah blank spot, Senin (22/2/2021).TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Menyoal wilayah ll blank spot masih cukup tinggi di Kabupaten Berau, Komisi III DPRD Berau bersama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar rapat pada Senin (22/2/2022)

Dalam rapat tersebut, Kepala Diskominfo Berau, Susila Harjaka mengatakan, untuk Kabupaten Berau memang masih di atas 30 persen untuk area blank spot.

Meskipun pada tahun lalu, untuk pendidikan, ia mengatakan telah memasang Visat di 23 lokasi, baik sekolah maupun Puskesmas.

Baca juga: Terkait Kasus PT MGRM, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi Minta Pejabat Perusda Sering Dirolling

Baca juga: Lakalantas di Jalan Trans Kaltim, Satu Warga Samarinda Meninggal Dunia

“Memang masih cukup tinggi,” katanya.

Ia menjelaskan, Blank Spot sendiri yakni area belum terjangkau infrastruktur telekomunikasi, baik itu signal GSM baik 3G maupun 2G.

Susila mengatakan, untuk memastikan area Berau tidak ada blank spot, pihaknya akan bekerjasama dengan DPRD Berau dan juga pihak ketiga, dalam hal ini perusahan.

“Semoga bisa memanfaatkan pihak ketiga, karena APBD terlalu kecil. Jadi berharap adanya bantuan pihak ketiga, maupun dari kampung,” tuturnya.

Baca juga: Seorang Perwira Menengah di Polresta Samarinda Meninggal Dunia Terpapar Covid-19

Baca juga: Nasib Karyawan Jasa Pencucian di Tenggarong Kukar, Tenggelam Bersama Mobil, Ditemukan di Hari Ketiga

Adanya support dari dewan untuk mengatasi wilayah blank spot kata Susila, karena rata-rata pendidikan saat ini membutuhkan jaringan untuk belajar mengajar.

Diakuinya, kendala terbesar bagi Diskominfo yakni karena anggaran yang cukup rendah, bahkan terendah ke tiga di Berau.

"Memang benar, paling rendah ketiga kami untuk anggaran. Anggarannya cukup untuk biaya sewa dan bayar tenaga kontrak. Kurang lebih Rp 2 miliar,” tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved