Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Polsek Sambaliung Berau Amankan 2 Pelaku Ilegal Logging

Selain mengamankan barang bukti mobil dan kayu meranti, polisi juga menangkap dua pelaku berinisial NE (49) dan AMP (32)

TRIBUNKALTIM.CO- Jajaran Unit Reskrim Polsek Sambaliung, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur berhasil mengamankan satu unit truk Toyota Dyna 130 HT dengan nomor polisi KT 8807 GP warna biru merah yang mengangkut 6,5 kubik papan jenis kayu meranti berbagai ukuran.

Selain mengamankan barang bukti mobil dan kayu meranti, polisi juga menangkap dua pelaku berinisial NE (49) dan AMP (32).

Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning Wibowo melalui Kapolsek Sambaliung AKP Budi Watikno menjelaskan pengungkapan pelaku Ilegal logging tersebut bermula saat personelnya melakukan patroli.

"Pengungkapan kasus ilegal logging yang terjadi di wilayah Polsek Sambaliung bermula saat anggota Polsek Sambaliung melaksanakan patroli," jelas AKP Budi saat ditemui TribunKaltim.co, Senin (22/2/2021).

"Pada saat melaksanakan patroli mencurigai ada kendaraan yang diduga memuat kayu ilegal, setelah, merasa curiga anggota kemudian segera menghentikan kendaraan tersebut dan memeriksa ternyata memang betul. Di dalamnya memuat kayu jenis meranti kurang lebih 6.5 kubik," tuturnya.

Baca juga: NEWS VIDEO Prabowo Subianto Dapatkan Elektabilitas Tertinggi Sebagai Capres 2024

Setelah ditanyakan dokumen kayu tersebut, sopir maupun pemilik kayu tak bisa menunjukkan dokumen tersebut sehingga pelaku beserta barang bukti diamankan ke Mapolsek untuk proses hukum.

"Karena tidak memiliki dokumen, kedua pelaku dan barang bukti material kayu beserta truknya diamankan di Mapolres Berau untuk dilakukan proses," tuturnya.

AKP Budi menyampaikan, kedua pelaku dikenakan tindak pidana pasal 12 huruf ejunto pasal 83 ayat (1) huruf b Undang-Undang 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Pengerusakan Hutan.

“Mereka merupakan pelaku pembalakan liar, dan terbukti memiliki dan atau menguasai hasil hutan yang tidak dilengkapi surat atau dokumen resmi. Keduanya diancam kurungan penjara maksimal 10 tahun dan denda 5 miliar," terangnya.

Pihaknya menegaskan, penegakan hukum terhadap kasus ilegal logging akan dilakukan secara maksimal dalam rangka memberikan efek jera kepada pelaku pembalakan liar.(*)

Naskah: TribunKaltim.co/Ikbal Nurkarim

Videografer: TribunKaltim.co/Ikbal Nurkarim

Editor: TribunKaltim.co/Fz

Editor: Faizal Amir
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved