Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Pertambangan Masih Penyumbang Pendapatan Terbesar di Malinau, Ini Alternatif Penggantinya

Data 2019, Struktur ekonomi Kabupaten Malinau ditunjang 3 sektor utama yakni sektor pertambangan, konstruksi dan pengadaan air, pengelolaan sampah

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD SUPRI
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Malinau, Kristian saat ditemui seusai Konsultasi Publik di Kantor Bupati Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Senin (22/2/2021).TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD SUPRI 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Malinau (Bappeda Litbang Malinau), ada tiga poros penyumbang kekuatan ekonomi di Malinau.

Data 2019, Struktur ekonomi Kabupaten Malinau ditunjang 3 sektor utama yakni sektor pertambangan, konstruksi dan pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang.

Kepala Bapedda Litbang Malinau, Kristian memaparkan saat ini realisasi rencana jangka panjang daerah telah memasuki tahap bagian akhir.

Baca juga: Seorang Perwira Menengah di Polresta Samarinda Meninggal Dunia Terpapar Covid-19

Baca juga: Nasib Karyawan Jasa Pencucian di Tenggarong Kukar, Tenggelam Bersama Mobil, Ditemukan di Hari Ketiga

"Fokus RPJMD adalah peningkatan ekonomi masyarakat, karena saat ini kita berada di bagian akhir RPJP 2005-2025," ujarnya kepada TribunKaltim.Co, Senin (22/2/2021).

Menurutnya, kekuatan ekonomi Kabupaten Malinau sangat bergantung pada sektor pertambangan.

Hasil konsultasi publik, pemerintahan diarahkan untuk mengembangkan potensi lain di luar sektor pertambangan, seperti sektor pertanian dan kelautan perikanan.

"Sesuai data, setengah dari pendapatan kita bersumber dari aktivitas pertambangan. Saran dan masukan tadi, kita harus mengandalkan potensi daerah, contohnya pertanian atau perikanan," katanya.

Baca juga: Terkait Kasus PT MGRM, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi Minta Pejabat Perusda Sering Dirolling

Baca juga: Lakalantas di Jalan Trans Kaltim, Satu Warga Samarinda Meninggal Dunia

Terkait penyesuaian rencana pembangunan dengan visi-misi pasangan calon terpilih, menurut Kristian tinggal disesuaikan.

Menurutnya, proses tersebut tidak sulit, karena sifatnya hanya melanjutkan apa yang telah direncanakan di awal.

"Kami kira ini tidak sulit, kita tinggal sesuaikan saja dengan visi misi bupati terpilih. Rancangan teknokratiknya sudah kami susun, untuk jadi acuan penyusunan RPJMD," ungkapnya.

Dalam Konsultasi publik RKPD Malinau 2020, sejumlah stakeholder yang hadir mengusulkan alternatif sektor pertambangan di Malinau.

Baca juga: Walikota Balikpapan Rizal Effendi Dukung Syarat Kewajiban Rapid Antigen Masuk ke RT dalam PPKM Mikro

Hal ini dikhawatirkan akan melemahkan struktur ekonomi ketika sumber daya pertambangan terkuras habis tanpa persiapan di sektor unggulan lainnya.

Berdasarkan Data Bapedda Litbang Malinau, 50,01 persen pendapatan daerah di Kabupaten Malinau berasal dari sektor pertambangan.

Penulis : Mohammad Supri/Editor: Samir Paturusi

Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved