Breaking News:

Pilkada Kaltara

Sidang Gugatan Pilkada Berlanjut di PTUN Samarinda, KPU Kaltara Siapkan Dokumen dan Kuasa Hukum

Proses hukum terkait gugatan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara Nomor urut 2, terhadap KPU dan Bawaslu Kaltara, berlanjut di PTUN Sama

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI
Ketua KPU Kaltara, Suryanata Al Islami mengaku telah menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan terkait gugatan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara Nomor urut 2, Irianto Lambrie-Irwan Sabri terhadap KPU dan Bawaslu Kaltara di PTUN Samarinda. TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR– Proses hukum terkait gugatan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara Nomor urut 2, Irianto Lambrie - Irwan Sabri terhadap KPU dan Bawaslu Kaltara, berlanjut di PTUN Samarinda.

Di mana, pada hari Kamis esok PTUN Samarinda, mengagendakan sidang pertama untuk nomor perkara 1/G/TF/2021/PTUN.SMD itu.

Menanggapi sidang nanti, pihak KPU Kaltara mengaku telah menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan.

Baca juga: Seorang Perwira Menengah di Polresta Samarinda Kena Covid-19, Kini Kabarnya Meninggal Dunia

Baca juga: Nasib Karyawan Jasa Pencucian di Tenggarong Kukar, Tenggelam Bersama Mobil, Ditemukan di Hari Ketiga

Selain itu, pihaknya juga telah berkonsultasi dengan kuasa hukum.

“Sidang selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 25 Februari 2021, pukul 10.00 pagi, kami sedang menyiapkan jawaban yang akan disampaikan dalam sidang tersebut,” ujar Ketua KPU Kaltara, Suryanata Al-Islami, Senin (22/1/2021).

“Untuk agenda sidang nanti, selain dari KPU Kaltara, kami juga didampingi kuasa hukum kami dari Legal Advocates, Dr. H Abdul Rais,” imbuhnya.

Menurutnya, gugatan yang dilayangkan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara 2020 itu adalah hak dari pasangan calon.

Namun, dirinya menyakini tahapan untuk menggugat penetapan pasangan calon, sudah dilewati di tahap sebelumnya.

"Tentu saja kami menghormati langkah hukum yang diambil oleh pasangan calon," katanya.

"Namun kalau kita lihat dari gugatannya, itu di masa penetapan pasangan calon, dan tahapan itu telah selesai dilewati semua,” tuturnya.

Disinggung mengenai keabsahan penetapan pasangan Zainal Paliwang dan Yansen Tipa Padan, sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara terpilih, Suryanata Al Islami menjelaskan, bila sengketa hasil pemilihan hanya dapat diajukan ke MK, adapun tahapan pengajuan sengketa ke MK juga telah dilalui.

Baca juga: Terkait Kasus PT MGRM, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi Minta Pejabat Perusda Sering Dirolling

Baca juga: Lakalantas di Jalan Trans Kaltim, Satu Warga Samarinda Meninggal Dunia

“Untuk hasil pemilihan, pada waktu itu paslon memiliki waktu tiga hari sejak penetapan hasil rekapitulasi suara tingkat provinsi Pilgub 2020 ke MK, dan waktu itu tidak ada yang mengajukan ke MK,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, pihak paslon Cagub dan Cawagub Kaltara IRAW ( Irianto Lambriei - Irwan Sabri ), melalui kuasa hukumnya, melayangkan gugatan terhadap KPU dan Bawaslu Kaltara.

Pihaknya menilai, tergugat lalai dalam menetapkan Zainal Arifiin Paliwang sebagai calon gubernur, lantaran status Zainal Arifin Paliwang pada waktu itu, masih menjabat sebagai perwira aktif di Mabes Polri.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Rahmad Taufiq

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved