Breaking News:

Virus Corona di Samarinda

Buka Pendaftaran untuk Suntik Vaksin Sinovac bagi Lansia di Kota Samarinda, Minimal Usia 60 Tahun

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah membuka pendaftaran vaksinasi tahap dua untuk warga lanjut usia (lansia) di Indonesia, termasuk di Kota Samarin

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN
Ilustrasi vaksinasi tahap pertama yang diberikan kepada para tokoh di Kota Samarinda. TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah membuka pendaftaran vaksinasi tahap dua untuk warga lanjut usia (lansia) di Indonesia, termasuk di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

Namun untuk Kaltim, belum ada kepastian kapan vaksin sinovac tersebut didatangkan dari pusat dan tanggal penyuntikannya.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Walikota Samarinda, Sugeng Chairuddin melalui Surat Edaran (SE) No. 443/8054/100.02, tentang Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 seluruh lansia se-Kota Samarinda, pada Minggu (21/2/2021) lalu.

Baca juga: Gubernur Kaltim Isran Noor Sebut Kukar, Kutim dan Mahulu Berpotensi Karhutla, Ini Alasannya

Baca juga: Ingin Memancing, Seorang Pemuda di Samarinda Tiba-tiba Lompat ke Sungai Mahakam, Sempat Minta Tolong

Baca juga: Kebakaran Terjadi Lagi, Sebuah Mess Perusahaan di Balikpapan Dilalap Jago Merah

Lansia yang dimaksudkan, yakni usia minimal 60 tahun atau 60 ke atas.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman samarinda.kemkes.go.id.

Ketika mengakses tautan tersebut nantinya diarahkan untuk mengisi data diri dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Pendaftar nantinya bisa memilih di fasilitas kesehatan (faskes) mana yang diambil untuk proses vaksinasinya.

"Masyarakat dapat memilih fasilitas kesehatan yang terdaftar di laman tersebut sebagai tempat pelaksanaan vaksinasi Covid-19," ujar Sugeng Chairuddin.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda, Ismed Kusasih mengungkapkan tidak menentukan jumlah vaksin tahap dua tersebut.

Tetapi pihaknya melakukan pendataan berdasarkan jumlah lansia yang terdaftar melalui laman yang telah disediakan itu.

"Sementara pendataan dulu, tidak ada persiapan khusus," bebernya melalui pesan singkat, Selasa (23/2/2021).

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Rahmad Taufiq

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved