Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Disebut Layak Dituntut Hukuman Mati, Edhy Prabowo: Jangankan Dihukum Mati, Lebih dari Itu Saya Siap

Wakil Menteri Hukum dan HAM sebut layak dituntut hukuman mati, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo: lebih dari itu pun saya siap

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Tersangka mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan, di Jakarta Selatan, Senin (18/1/2021). Wakil Menteri Hukum dan HAM sebut layak dituntut hukuman mati, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo: lebih dari itu pun saya siap 

TRIBUNKALTIM.CO - Wakil Menteri Hukum dan HAM sebut layak dituntut hukuman mati, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo: lebih dari itu pun saya siap

Wakil Menteri Hukum dan HAM ( Wamenkumham ) Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej sebelumnya menilai jika dua mantan menteri yang tersandung korupsi layak dituntut hukuman mati.

Dua mantan menteri yang dimaksud Wamenkumham, Eddy Hiariej adalah Edhy Prabowo ( mantan Menteri Kelautan dan Perikanan ) serta Juliari Batubara ( mantan Menteri Sosial ). 

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo menyatakan siap bertanggung jawab termasuk dihukum mati jika terbukti bersalah.

Diketahui, Edhy Prabowo merupakan tersangka dalam kasus dugaan suap perizinan ekspor benih lobster (benur) di Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP ).

"Sekali lagi kalau memang saya dianggap salah, saya tidak lari dari kesalahan, saya tetap tanggung jawab.” Kata Edhy dikutip dari Antara, Senin (21/2/2021).

“Jangankan dihukum mati, lebih dari itu pun saya siap yang penting demi masyarakat saya,” ucap dia.

Edhy mengatakan, siap bertanggung jawab dan tidak akan lari dari kesalahannya.

Ia mengklaim setiap kebijakan yang diambilnya termasuk soal perizinan ekspor benur semata-mata hanya untuk kepentingan masyarakat.

“Saya tidak bicara lantang dengan menutupi kesalahan, saya tidak berlari dari kesalahan yang ada.

Halaman
123
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved