Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Karantina Tarakan Kawal Terus Ekspor di Perbatasan, 17 Ton Produk Hortikultura Dikirim ke Malaysia

Upaya pemerintah dalam membangun pertanian di perbatasan mulai membuahkan hasil.

HO/BKP Tarakan
Produk hortikultura di Kabupaten Nunukan yang siap dieksport ke Malaysia, HO/BKP Tarakan 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Upaya pemerintah dalam membangun pertanian di perbatasan mulai membuahkan hasil.

Yakni dengan kegiatan ekspor sejumlah wilayah perbatasan ke negara tetangga khususnya Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara).

Baca juga: Upaya Setahun Membuahkan Hasil, Anies Baswedan Ajak Jajaran tak Puas Diri Usai Sukses Tangani Banjir

"Kita terus gali potensi komoditas unggulan di perbatasan yang bisa diekspor," ujar Kepala Balai Karantina Tarakan, Drh Ahmad Alfaraby dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/2/2021)

Alfaraby kembali menerima laporan pelepasan ekspor produk hortikultura sebanyak 17 ton dengan nilai ekonomis Rp 417,4 juta. 

Produk hortikultura tersebut terdiri dari buah mangga, buah naga, alpukat dan jeruk nipis yang diekspor ke Malaysia.

Baca juga: Kronologi Pria di Surabaya Dipidanakan Setelah Terima Dana Salah Transfer, Keluarga Tuntut Keadilan

Menurutnya, kegiatan ekspor produk hortikultura ini bukan yang pertama kalinya.

Berdasarkan data sistem otomasi perkarantinaan IQFAST, tercatat hingga akhir bulan Februari 2021, 135 ton produk hortikultura bernilai ekonomis Rp 3,3 miliar telah dilalulintaskan menuju negeri tetangga, Malaysia.

Salah satu sektor yang menjadi fokus pembangunan di wilayah perbatasan adalah sektor pertanian.

Halaman
12
Penulis: Risnawati
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved