Breaking News:

Berita Kaltim Terkini

Karo Perekonomian Setdaprov Kaltim Sebut Bisnis UMKM Berkembang Pesat Setelah IKN Jadi

Meskipun di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tetap optimis ekonomi tetap tumbuh.

TRIBUNKALTIM.CO/HO
Karo Perekonomian Setdaprov Kaltim Nazrin memberikan sambutan dalam seminar Pengembangan UMKM Bidang Jasa Laundry yang digelar Asosiasi Laundry Indonesia (ASLI) Kaltim di Hotel Diamond Kota Samarinda, Selasa (23/2/2021). Ia menyakini bisnis UMKM di Kaltim berkembang lebih cepat setelah ibukota negara resmi pindah di Kaltim. TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Meskipun di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi Kaltim tetap optimis ekonomi tetap tumbuh.

Namun untuk memicu pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi, kemampuan sumber daya manusia juga turut didukung.

Apalagi dengan penetapan Kaltim sebagai ibukota negara menjadi alasan untuk peningkatan SDM.

Baca juga: Kebakaran Terjadi Lagi, Sebuah Mess Perusahaan di Balikpapan Dilalap Jago Merah

Baca juga: PDAM Balikpapan Tidak Mengalir, Pipa IPAM Damai Stop Produksi 45 Persen, Berikut Daerah Terdampak

Hal tersebut diungkapkan oleh wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi melalui Karo Perekonomian Setdaprov Kaltim Nazrin di hotel Diamond Kota Samarinda,  dalam kegiatan seminar Pengembangan UMKM Bidang Jasa Laundry yang digelar Asosiasi Laundry Indonesia (ASLI) Kaltim, Selasa (23/2/2021).

"Kualitas SDM maupun hasil jasa yang dimanfaatkan masyarakat harus ditingkatkan. Misal, pakaian yang sudah dilaundry selalu wangi atau harum dan rapi. Hal ini yang harus diperhatikan, terlebih ketika nantinya IKN Baru betul-betul terwujud," ucap Nazrin dikutip dari siaran pers pemprov Kaltim.

Baca juga: Gubernur Kaltim Isran Noor Sebut Kukar, Kutim dan Mahulu Berpotensi Karhutla, Ini Alasannya

Baca juga: Ingin Memancing, Seorang Pemuda di Samarinda Tiba-tiba Lompat ke Sungai Mahakam, Sempat Minta Tolong

Ia menyakini usaha laundry mampu menyerap tenaga kerja. Sekaligus bisnis ini membuka peluang usaha serta kesempatan kerja bagi warga Kaltim.

Ia berharap melalui seminar dapat mampu meningkatkan pengetahuan dan wawasan bagi pelaku usaha laundry pemula (baru merintis), sehingga semakin profesional.

Baca juga: Di Balikpapan Tercatat 104 Kasus Positif Covid-19, Kamar Isolasi di Rumah Sakit Mulai Longgar

Sementara itu Ketua DPD ASLI Kaltim Ketua DPD ASLI Mochamad Naufal Zefanya Demitriany menyebutkan, seminar satu hari diikuti 25 peserta dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Penulis: Jino Prayudi Kartono/Editor: Samir Paturusi

Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved