Breaking News:

Berita PPU Terkini

Pemkab PPU Siapkan Rp 21 Miliar untuk 8 Program Pemberdayaan Masyarakat di Desa dan Kelurahan

P2KPM tahun ini, telah dipercaya mengelola anggaran senilai Rp 21 miliar untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di PPU.

TRIBUNKALTIM.CO/HO
Kegiatan peningkatan SDM di tingkat Desa di Kabupaten Penajam Paser Utara .TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM- Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Program Pembangunan Pemberdayaan Kelurahan dan Perdesaan Mandiri (P2KPM) tahun ini, telah dipercaya mengelola anggaran senilai Rp 21 miliar untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Tenaga Teknis Bidang Komunikasi Informasi dan Edukasi Program P2KPM Kabupaten PPU M Ghofar, mengungkapkan, bahwa dana Rp 21 miliar untuk program pemberdayaan masyarakat terhadap berasal dari Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021.

"Anggaran sebesar Rp 21 miliar ini untuk 30 desa serta 24 kelurahan yang tersebar pada empat kecamatan di kabupaten penajak Paser Utara," jelas Ghofar, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: Gubernur Kaltim Isran Noor Sebut Kukar, Kutim dan Mahulu Berpotensi Karhutla, Ini Alasannya

Baca juga: Ingin Memancing, Seorang Pemuda di Samarinda Tiba-tiba Lompat ke Sungai Mahakam, Sempat Minta Tolong

Lebih terperinci, lanjut Ghofar, sebanyak Rp 15 miliar akan digunakan diberbagai program dan kegiatan yang tersebar pada 30 desa. Kemudian Rp 6 miliar diperuntukkan bagi 24 kelurahan.

Sehingga dimasing-masing kelurahan nantinya akan digelontorkan senilai Rp 250 juta, dari nilai tersebut Rp 50 juta dipergunakan untuk mendukung dan memulihkan UMKM, Rp 50 juta untuk sosialisasi program RT plus dan Rp 150 juta untuk meningkatkan kapasitas masyarakat kelurahan.

Kemudian untuk program di Desa, Ghofar menjelaskan bahwa dengan anggaran total Rp 15 miliar akan diperuntukkan hanya untuk 5 kegiatan yaitu, sosialiasi program RT Plus, Mencetak Sarjana, penyertaan modal operasional kegiatan dan peningkatan kapasitas.

Baca juga: Kebakaran Terjadi Lagi, Sebuah Mess Perusahaan di Balikpapan Dilalap Jago Merah

Baca juga: PDAM Balikpapan Tidak Mengalir, Pipa IPAM Damai Stop Produksi 45 Persen, Berikut Daerah Terdampak

"Kalau untuk kegiatan mencetak sarjana akan dialokasikan sebesar Rp 3,6 miliar, jadi dari kegiatan ini ditergetkan bisa menyalurkan beasiswa rata rata 5 mahasiswa di tiap desa, tapi diutamakan untuk mahasiswa akhir atau sedang menjalankan tugas akhir," kata dia.

Sementara itu untuk Sosialisasi Program RT PLUS (Pembangunan Lingkungan, Usaha, dan Sosial) akan dianggarkan dengan total Rp3 miliar. Kegiatan Sosialisasi ini sebagai persiapan sosial tingkat RT dalam merencanakan kegiatan RT PLUS yang pekerjaannya diluncurkan tahun depan.

Baca juga: Di Balikpapan Tercatat 104 Kasus Positif Covid-19, Kamar Isolasi di Rumah Sakit Mulai Longgar

Kemudian untuk kegiatan penyertaan modal adalah kegiatan yang merupakan penyertaan modal bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan total senilai Rp2,5 miliar.

Selanjutnya yaitu kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat akan digelontorkan dana senilai Rp4,7 miliar. Terakhir kegiatan operasional kegiatan akan dialokasikan senilai Rp 1,2 miliar.

Penulis : Dian Mulia S/Editor: Samir Paturusi

Penulis: Dian Mulia Sari
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved