Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Digeledah Kejari Balikpapan, KSOP Klas I Balikpapan Akui Siap Jalani Proses Hukum

Salah satunya yang digeledah adalah Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Klas I Balikpapan sekitar pukul 09.00 Wita pagi tadi.

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD ZEIN RAHMATULLAH
Salah satu instansi yang digeledah oleh Kejari Balikpapan adalah Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan sekitar pukul 09.00 Wita pagi tadi, Rabu (24/2/2021).TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD ZEIN RAHMATULLAH 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Sebanyak tiga tim dari Kejaksanaan Negeri (Kejari) Balikpapan memeriksa pihak terkait, sekaligus melakukan penggeledahan dokumen untuk mendukung proses hukum PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT), Rabu (24/2/2021).

Salah satunya yang digeledah adalah Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Klas I Balikpapan sekitar pukul 09.00 Wita pagi tadi.

Dimana dari KSOP Kelas I Balikpapan sendiri, diamankan sejumlah dokumen-dokumen seperti Rencana Kegiatan Bongkar Muat (RKBM) 2019-2020, rencana bongkar muat, dokumen bukti keberangkatan dan kedatangan kapal, dokumen terkait dengan rata-rata PNBT.

Baca juga: Akademisi Unmul Samarinda Pertanyakan Mantan Terpidana Korupsi jadi Dirut PT MGRM, Rolling tak Cukup

Baca juga: Tiga Motor Terbakar di Balikpapan, Pemilik Akui Sempat Melihat Terduga Pelaku di Depan Rumahnya

Kepala KSOP Kelas I Balikpapan, Takwim Masuku menambahkan dokumen yang disita termasuk surat masuk maupun surat keluar dari tahun 2018 sampai 2021, data-data Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) dan data pusat pelabuhan.

Takwim sendiri mengaku tidak begitu mengerti mengenai jumlah dokumen yang disita. Hanya saja, pada awak media, dia menegaskan tidak sampai 100 dokumen, baik itu fisik dan non fisik.

Dari anggota KSOP Klas I Balikpapan, Takwim menuturkan bahwa Kejari Balikpapan telah memeriksa sedikitnya 4 orang yang memiliki jabatan tertentu.

Baca juga: Walikota Rizal Effendi Sebut Kasus Covid-19 di Balikpapan akan Melonjak, Angkanya Bisa 2 Kali Lipat

Baca juga: Mantan Bupati Kutim Ismunandar dan Ketua DPRD Encek Dicabut Hak Politiknya, Bayar Uang Pengganti

"Termasuk saya juga sudah. Sekitar 3-4 orang. Itu diambil keterangan saya, ada dari bidang lala dan ada mantan-mantan kepala bidang dulu yang sudah pindah," papar Takwim.

Beberapa diantaranya, sebut Takwim, bernama Rusdi dan Joni yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala KSOP Klas I Balikpapan.

Meski demikian, Takwim sendiri tidak mengetahui persoalan dugaan penyalahgunaan wewenang oleh PT KKT yang berindikasi melibatkan oknum internal KSOP Klas I Balikpapan.

"Itu ranahnya Kejaksaan. Saya nggak tau penyalahgunaan wewenang itu seperti apa, kan itu bagian dari penyidikan," ucapnya.

Baca juga: Jelang Akhir Masa Jabatan, Walikota Rizal Effendi Lantik 3 Kepala OPD di Lingkup Pemkot Balikpapan

Namun, dia sendiri mengaku siap apabila harus diperiksa dalam maksud tujuan penegakan hukum. Sehingga pihaknya tidak akan mempersulit upaya hukum dari Kejari Balikpapan.

Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah/Editor: Samir  Paturusi

Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved