Breaking News:

Berita Kukar Terkini

Warga di Desa Sedulang Kukar Demo ke Jalan, Tuntut Perusahaan Bayar SHU selama 6 Bulan

Warga di Desa Sedulang, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar aksi demo untuk menuntut pembayaran Sisa Hasil Usaha (SHU

HO/TRIBUNKALTIM.CO
Warga di Desa Sedulang, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara turun demo menuntut pembayaran SHU. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG- Warga di Desa Sedulang, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar aksi demo untuk menuntut pembayaran Sisa Hasil Usaha (SHU) yang belum dibayarkan selama enam bulan oleh pihak PT Kencana Group.

“Per bulannya bervariasi sesuai lahannya,” ujar salah seorang tokoh masyarakat di Muara Kaman, Saiful Aduar, Rabu (24/2/2021).

Saiful Aduar mengatakan, selain menuntut pembayaran SHU, warga juga meminta pihak perusahaan memenuhi kewajiban kebun plasma yang masih kurang sekitar 500 hektare.

Baca juga: Walikota Rizal Effendi Sebut Kasus Covid-19 di Balikpapan akan Melonjak, Angkanya Bisa 2 Kali Lipat

Baca juga: Mantan Bupati Kutim Ismunandar dan Ketua DPRD Encek Dicabut Hak Politiknya, Bayar Uang Pengganti

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang ia dapat, pada Jumat lalu telah dilaksanakan rapat di kantor Bappeda Kukar yang dihadiri pihak pengurus dan Pengawas Koperasi BTSS I dan BTSD Desa Sedulang, lalu pihak dari PT. Kencana Group, unsur Muspika Muara Kaman, perwakilan Dinas Perkebunan Kukar, perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Kukar dan dipimpin langsung oleh Kepala Bappeda Kukar Wiyono.

“Namun pertemuan tidak membuahkan hasil karena pihak perusahaan yang hadir tidak mampu dan siap untuk memberikan penjelasan terkait belum dibayarkannya SHU 6 bulan itu dan kewajiban 500 Ha yang belum dipenuhi serta angka kredit di perbankan,” jelasnya.

Selanjutnya, ucap dia, agenda rapat lanjutan rencananya akan dilaksanakan kembali pada hari Senin (1/3/2021) yang akan datang.

Baca juga: Akademisi Unmul Samarinda Pertanyakan Mantan Terpidana Korupsi jadi Dirut PT MGRM, Rolling tak Cukup

Baca juga: Tiga Motor Terbakar di Balikpapan, Pemilik Akui Sempat Melihat Terduga Pelaku di Depan Rumahnya

“Tuntutan warga sederhana, cukup dibayar aja. Selesai sudah masalahnya,” ucapnya.

Ia menambahkan, dirinya memperkirakan ada total sekitar Rp 5 miliar dana yang belum dibayarkan kepada warga selama enam bulan itu dari sekitar 1.200 warga di kampung Desa Sedulang tersebut.

“Sudah berkali-kali pertemuan dengan pihak perusahaan, tapi macet,” ujarnya.

Penulis: Aris Joni | Editor: Rahmad Taufiq

Penulis: Aris Joni
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved