Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Ayah dan Ibu Lumpuh, Bocah 12 Tahun Banting Tulang Hidupi Keluarga, Pulang Sekolah Bekerja di Kebun

Kisah pilu bocah berusia 12 tahun di Kampung Kota Tunda, Desa Nanga Meje, Kecamatan Elar Selatan, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) viral

handover/tribunnews
Risalianus Aja (12), bocah kelas VI SDI Sopang Rajo, Kampung Kota Tunda, Desa Nanga Meje, Kecamatan Elar Selatan, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, begitu setia merawat ayah dan ibunya yang mengalami lumpuh. 

TRIBUNKALTIM.CO - Risalianus Aja, bocah berusia 12 tahun di Kampung Kota Tunda, Desa Nanga Meje, Kecamatan Elar Selatan, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) harus menjadi tulang punggung keluarga.

Di usianya yang masih remaja, ia harus banting tulang demi menghidupi orangtuanya.

Selain mencari nafkah, Risalianus juga harus merawat kedua orangtuanya

Baca juga: Viral, Kisah Rumah Acil Imur saat Banjir Bandang, Kini Banyak Dikunjungi, Tolak yang Minta Air Doa

Baca juga: Video Viral Resepsi Pernikahan di Samarinda Abaikan Prokes, Polisi Panggil Pihak Penyelenggara

Ayah dan Ibu Risalianus mengalami kelumpuhan.

Kisah pilu Risalianus pun viral di media sosial.

Di saat anak-anak seusianya asyik bermain dan belajar, Risalianus Aja harus banting tulang hidupi keluarga.

Ya, di usia tersebut dia sudah harus menjadi tulang punggung keluarga.

Sehari-hari Risalianus bekerja di kebun kopi dan kemiri.

Usai berkebun, Risalianus segera merawat ayah ibunya yang mengalami nasib nahas.

"Pulang sekolah dan hari-hari libur. Setelah dia urus makan untuk kami, dia ke sawah atau ke kebun. Hasilnya itu supaya kami bisa makan dan beli kebutuhan sehari-hari," ujar kata Benediktus Poseng, ayah Risalianus.

Halaman
12
Editor: Rita Noor Shobah
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved