Breaking News:

Berita PPU Terkini

Bupati PPU Tegaskan Tahun Ini Pembangunan Jalan Fokus Hanya di Dua Kecamatan Ini

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) memfokuskan pembangunan infrastruktur jalan hanya di dua kecamatan pada tahun anggaran 2021.

TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Bupati PPU, Abdul Gafur Masud mengatakan, pembangunan infrastruktur tersebut hanya difokuskan kepada Kecamatan Waru dan Babulu. TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) memfokuskan pembangunan infrastruktur jalan hanya di dua kecamatan pada tahun anggaran 2021.

Bupati PPU, Abdul Gafur Masud (AGM) mengatakan, pembangunan infrastruktur tersebut hanya difokuskan kepada Kecamatan Waru dan Kecamatan Babulu.

"Tahun ini pembangunan Infrastruktur difokuskan ke Kecamatan Waru dan Kecamatan Babulu, jadi tidak global di kecamatan-kecamatan lain, kalau pembangunan jalan di Babulu sudah eksekusi," kata AGM, Rabu (24/2/2021).

Baca juga: Kejari Balikpapan Sudah Amankan Puluhan Dokumen Terkait Kasus PT Kaltim Kariangau Terminal

Baca juga: BREAKING NEWS 7.680 Botol Vaksin Sinovac Tiba, Disimpan di Gudang Pendingin yang Dijaga Ketat Brimob

Sedangkan untuk Kecamatan Penajam sendiri, lanjut AGM, telah dilakukan pembangunan pada tahun 2019 hingga 2021.

Ia menjelaskan mayoritas jalanan sudah disemen. meskipun ada sebagian jalan yang sudah rusak dan memang diperlukan perawatan.

"Tapi di samping itu yang harus kita selesaikan itu adalah jalan yang masih tanah yang harus dicor, di Penajam sudah kurang jalan yang seperti itu," imbuhnya.

Sementara itu, orang nomor satu di Kabupaten PPU itu menargetkan pelelangan pembangunan infrastruktur di dua kecamatan tersebut bisa tuntas pada bulan April 2021 mendatang.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Kembali Tiba di Kaltim, Balikpapan Gelar Vaksinasi Massal Akhir Pekan, Ini Lokasinya

Baca juga: PT Pelindo IV Digeledah Kejari Balikpapan, Terungkap Jadi Pemegang Saham PT KKT

"Jadi kalau mengeksekusi pembangunan itu harus melalui tahapan lelang dulu, memang di tahun-tahun yang lalu pelelangan itu masuk sampai ada pada bulan 10 baru selesai, ini nggak boleh lagi. Jadi kalau tidak ada itu, mungkin menjadi penilaian saya, kinerja dari dinas terkait terhadap pelelangan," kata AGM.

"Jadi target dari LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik), bulan 4 harus selesai lelang," ucapnya.

Penulis: Dian Mulia Sari | Editor: Rahmad Taufiq

Penulis: Dian Mulia Sari
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved