Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Digitalisasi Produk, Sinergi Inklusi Keuangan LinkAja dan Pegadaian

Pegadaian secara resmi berkolaborasi dengan LinkAja dalam menghadirkan fitur layanan Pegadaian di aplikasi LinkAja

Penulis: Heriani AM | Editor: Budi Susilo
HO/PEGADAIAN
Virtual Press Conference Pengadilan bersama Link Aja.  

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pegadaian secara resmi berkolaborasi dengan LinkAja dalam menghadirkan fitur layanan Pegadaian di aplikasi LinkAja.

Sinergi ini merupakan bentuk komitmen Pegadaian dan LinkAja dalam menyediakan kemudahan layanan keuangan digital khususnya produk-produk Pegadaian.

Termasuk di dalamnya investasi dan pinjaman modal usaha.

Adapun layanan pergadaian yang dihadirkan meliputi pembukaan dan pembelian atau top up Tabungan Emas, pembayaran cicilan mikro seperti pinjaman bermotor dan pembiayaan, serta pembayaran penebusan dan pengulangan gadai.

Baca juga: Pegadaian Ajak 20 Ribu Mitra Kurir Lazada Logistics untuk Jadi Agen

Teguh Wahyono, Direktur Teknologi Informasi dan Digital PT Pegadaian (Persero), menyebut sebagai Badan Usaha Milik Negara, pihaknya berkomitmen untuk dapat menghadirkan ekosistem digital inklusif yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Sinergi yang dilakukan Pegadaian bersama LinkAja merupakan perwujudan salah satu misi Pegadaian dalam memperluas jangkauan layanan serta memberikan service excellence yang fokus pada bisnis proses yang lebih sederhana dan digital.

"Peran LinkAja sebagai uang elektronik nasional juga sangat penting sebagai katalisator kami untuk dapat menambah channel baru bagi masyarakat yang ingin memperoleh produk Pegadaian," jelas Teguh melalui siaran resmi, Kamis (25/2/2021).

Baca juga: Pegadaian Raih Kinerja Positif di Masa Pandemi 2020, Pendapatan Usaha Meningkat 24,27 Persen

Semangat Gerakan Nasional Nontunai memang semakin digencarkan berbagai pihak guna mewujudkan masyarakat Indonesia menjadi cashless society yang berdampak terhadap peningkatan inklusi keuangan nasional.

Adanya pandemi Covid-19 pun tidak dipungkiri turut meningkatkan adopsi transaksi digital di Indonesia. Terbukti selama tahun 2020 Pegadaian mencatatkan lebih dari 20 juta transaksi digital.

Yang dihasilkan dari aplikasi Pegadaian Digital dan Kerjasama dengan beberapa e-commerce dan platform digital lainnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved