Breaking News:

Pelantikan Kepala Daerah

Istri Gubernur Kaltim Isran Noor Sempat Menangis Saat Pelantikan Pengurus PKK, Ini Alasannya

Terdapat momen mengharumkan saat Ketua PKK Kalimantan Timur (Kaltim) Norbaiti Isran Noor, melantik pengurus dan ketua PKK Kabupaten dan Kota.

TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO
Ketua PKK Kaltim Norbaiti Isran Noor. TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Terdapat momen mengharumkan saat Ketua PKK Kalimantan Timur (Kaltim) Norbaiti Isran Noor, melantik pengurus dan ketua PKK Kabupaten dan Kota.

Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah pelantikan Bupati dan Walikota Samarinda secara virtual.

Saat memberikan sambutan, Norbaiti Isran Noor tidak tahan menitikkan air mata.

Baca juga: Gawat, 157 Orang Warga Binaan dan Petugas Lapas Perempuan Tenggarong Positif Covid-19

Baca juga: ICU Covid-19 di Balikpapan Bertambah, Cek Ketersediaan Ruang Isolasi Rumah Sakit

Suara Norbaiti seketika terpatah-patah diiringi dengan isak tangis saat memberikan sambutan.

Ketika dikonfirmasi langsung usai pelantikan, tangis istri dari Gubernur Kaltim Isran Noor menjelaskan perihal tersebut.

Isak tangis itu dikarenakan ia selalu mengingat tugas dan tanggung jawabnya sebagai Ketua PKK Kaltim.

Baca juga: Kejati Kaltim Bertolak ke Jakarta, Geledah Aset Iwan Ratman, Mantan Dirut PT MGRM jadi Tersangka

Baca juga: Pernikahan Viral di Samarinda, Pengelola Gedung Penuhi Panggilan dan Klarifikasi soal Resepsi

Tanggung jawab yang besar sekaligus menjaga nama baik Isran Noor menjadi pikirannya saat pelantikan.

"Sebagai Istri kepala daerah kalau namanya suami diangkat otomatis Istri dilantik sebagai Dekranasda. Itu tanggung jawab kepada Allah, masyarakat dan negara," ucap Norbaiti Isran Noor

Ia pun mengingatkan kepada Ketua PKK Kabupaten/Kota dan Dekranasda yang dilantik untuk bekerja maksimal.

Baca juga: Video Viral Resepsi Pernikahan di Samarinda Abaikan Prokes, Polisi Panggil Pihak Penyelenggara

Komunikasi ke masyarakat langsung harus dilakukan karena itu merupakan tugas seorang pimpinan PKK.

"Itu tidak main-main ada orang yang semakin tua sak-sak maunya saja itukan salah. Tadi saya menasehati diri sendiri bahwa sebagai Istri Kepala Daerah harus tahu itu," pungkasnya.

Penulis: Jino Prayudi Kartono/Editor: Samir Paturusi

Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved