Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Kasus Salah Transfer Bank Senilai Rp51 Juta Berujung Penjara, Anak Ardi Tak Bisa Sekolah

Warga bernama Ardi tersebut kini harus mendekam di penjara setelah menggunakan uang transferan yang salah alamat itu.

TRIBUNKALTIM.CO - Kasus salah transfer yang menimpa warga Surabaya, Jawa Timur berbuntut panjang.

Pasalnya, warga bernama Ardi tersebut kini harus mendekam di penjara setelah menggunakan uang transferan yang salah alamat itu.

Hal ini pun berimbas pada keluarganya, anak dan istrinya terpaksa mengandalkan bantuan dari tetangganya untuk memenuhi kebutuhan.

Dikutip dari Kompas.com, diketahui Ardi memiliki tiga anak yang masih kecil.

Baca juga: NEWS VIDEO Satu Keluarga Tinggal Satu Atap dengan Sapi, sang Istri Tak Pernah Periksa Kandungan

Anak sulungnya berusia lima tahun, anak keduanya berusia empat tahun, dan anak bungsunya berusia dua tahun.

Istri Ardi tidak bekerja karena harus menjaga anak-anaknya yang masih kecil.

Ardi selama ini dikenal sebagai makelar mobil untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Kasus yang menimpa dirinya bermula ketika dirinya mendapat transferan uang sejumlah Rp51 juta di rekeningnya.

Baca juga: NEWS VIDEO Jadi Tersangka, Nurdin Abdullah Sampaikan Permohonan Maaf kepada Masyarakat Sulawesi

Ardi mengira uang tersebut adalah komisi penjualan mobil, sehingga ia menggunakan uang tersebut untuk membayar utang dan kebutuhan.

Namun ternyata hal tersebut merupakan kesalahan transfer yang dilakukan oleh petugas back office BCA KCP Citraland berinisial NK.

Halaman
123
Editor: Wahyu Triono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved