Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Dampak Pandemi Covid, Sektor Pariwisata Belum Pulih, HPI Malinau Promosikan Lokasi Wisata Baru

Setelah lebih setahun sejak Virus Corona dikonfirmasi masuk ke Indonesia, sektor pariwisata di Kabupaten Malinau masih stagnan. Himpunan Pramuwisata

HO/HPI MALINAU
Ilustrasi HPI Malinau melirik potensi wisata di Desa Long Ampung, Kecamatan Kayan Selatan, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU- Setelah lebih setahun sejak Virus Corona dikonfirmasi masuk ke Indonesia, sektor pariwisata di Kabupaten Malinau masih stagnan.

Himpunan Pramuwisata Kabupaten Malinau (HPI Malinau) selaku asosiasi yang turut terdampak terus melakukan upaya promosi wisata sebagai langkah persiapan.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Dewan Perwakilan Cabang HPI Malinau, Dicky Kansil.

Baca juga: Daerah Calon Ibu Kota Negara di Penajam Paser Utara, Klaim Tidak Memiliki Desa Berstatus Tertinggal

Baca juga: Respon Warga Samarinda Kala Dikunjungi Walikota Andi Harun dan Dapat Bantuan

Baca juga: 2 Tenaga Kesehatan di Balikpapan Positif Covid-19 Usai Vaksinasi Sinovac Pertama, Begini Kata Satgas

"Kami terus promosikan, sebagai persiapan. Walaupun dampak pandemi masih menekan sektor pariwisata hingga saat ini," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Minggu (28/2/2021).

Menurutnya, asosiasi pekerja pariwisata yang telah terbentuk sejak 2 tahun lalu tersebut merupakan satu dari sekian pihak yang paling terdampak.

Akibat dampak pandemi Covid-19, pergerakan masyarakat dibatasi.

Sedangkan, menurutnya, ruh dari pariwisata adalah pergerakan orang.

"HPI Malinau sudah berdiri sejak dua tahun lalu, kita bisa amati bagaimana Covid-19 berpengaruh besar terhadap sektor pariwisata di Malinau," katanya.

Kendati demikian, untuk membantu pemerintah daerah memulihkan aspek pariwisata di Malinau, HPI Malinau telah mencanangkan sejumlah program.

Meliputi promosi wisata berbasis teknologi informasi, hingga melirik potensi wisata daerah baru, seperti di Desa Long Ampung.

"Salah satu peran kami adalah membantu pemerintah turut mempromosikan objek wisata daerah. Saat ini kami melirik potensi wisata di Desa Long Ampung," ucapnya.

Dia berharap keadaan pariwisata di Kabupaten Malinau segera pulih sehingga perlu peran instansi pemerintah daerah.

HPI Malinau diharapkan mendapat sokongan dan dukungan dari pemerintah daerah dan dinas terkait.

"Tentu, kita harapkan segera pulih. Agar pemerintah daerah turut menyokong langkah-langkah HPI. Membantu merealisasikan program yang telah kami canangkan," katanya.

Penulis: Mohammad Supri | Editor: Rahmad Taufiq

Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved