Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Jelang Musim Kemarau, Masyarakat Balikpapan Diimbau Hemat Pasokan Air

Tahun 2021 memasuki bulan ketiga di mana tak lama lagi memasuki musim kemarau. Indonesia sendiri di tiap wilayahnya memiliki varian waktu musim kemar

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Kepala BPBD Kota Balikpapan, Suseno mengimbau agar masyarakat Kota Balikpapan meminimalisir hal membahayakan yang memicu kebakaran. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Tahun 2021 memasuki bulan ketiga di mana tak lama lagi memasuki musim kemarau.

Indonesia sendiri di tiap wilayahnya memiliki varian waktu musim kemaraunya.

Hanya saja, sebagian besar mengalami musim kemaraunya pada periode April hingga Oktober.

Sekadar diketahui, musim kemarau di Indonesia sendiri diakibatkan hembusan angin muson dari Benua Australia.

Baca juga: Walikota Bontang Tolak Teken Pengajuan Bongkar Muat 100 Ribu Ton Batubara di Pelabuhan Loktuan

Baca juga: Kecelakaan Maut di Karang Rejo Balikpapan, Satu Orang Meninggal, Diduga karena Minimnya Penerangan

Baca juga: Nikmati Seporsi Mi Demek, Menu Baru dari Nam Min Kebun Sayur Balikpapan nan Menggugah Selera

Menjelang musim kering yang biasanya masuk di bulan April, Kepala BPBD Kota Balikpapan, Suseno mengimbau agar masyarakat Kota Balikpapan meminimalisir hal membahayakan yang memicu kebakaran.

Di samping itu, ia juga mengajak masyarakat untuk pandai dalam menghemat pasokan air di rumah untuk menjaga kebutuhan stok air bersih tetap tersedia.

"Dalam masa kemarau tentu saja tidak hanya kebakaran tapi juga harus menghemat air," katanya.

Kepada TribunKaltim.co, ia menuturkan sementara ini mengenai titik panas di Kota Balikpapan sendiri belum terdeteksi.

Sehingga wilayah Kota Minyak ini masih tergolong basah.

"Kalau dari beberapa bulan ini alhamdulillah untuk hotspot di Balikpapan ini kan nihil. Artinya, kecenderungannya kan masih basah ya sekarang ini," ucapnya.

Meski demikian, ia tetap menegaskan di tengah musim kemarau kelak, terlebih di tengah pandemi agar tidak berbuat hal merugikan khalayak.

"Ya intinya karena di masa pandemi ini kalau bisa jangan ditambahi lagi hal hal yang bisa membahayakan kita semua," ucapnya.

Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Rahmad Taufiq

Penulis: Miftah Aulia Anggraini
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved