Surat Al Quran
Bacaan Surat Al Bayyinah Ayat 1-8, Bahasa Arab, Latin, Terjemahan dan Dilengkapi Penjelasannya
Berikut bacaan surat Al Bayyinah Ayat 1-8, Bahasa Arab, Latin, Terjemahan dan Dilengkapi Penjelasannya
TRIBUNKALTIM.CO - Berikut bacaan surat Al Bayyinah Ayat 1-8, Bahasa Arab, Latin, Terjemahan dan Dilengkapi Penjelasannya
Surat Al Bayyinah merupakan surah ke-98 yang diturunkan setelah Surat At Talaq.
Mengutip dari Buku Juz Amma, Surat Al Bayyinah tergolong sebagai surah madaniyah karena ditunkan di Madinah.
Surat Al Bayyinah juga tergolong sebagai surah pendek karena hanya terdiri dari 8 ayat.
Dalam Alquran, surat Al Bayyinah menempati juz 30 tepatnya setelah Surat Al Qadr (innaa an zalnaa hufii lailatil qadr).
Nama Al Bayyinah diambil dari akhir bacaan ayat pertama.
Diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia Al Bayyinah diambil dari kata Bayyinah bermakna keterangan atau pembuktian.
Baca juga: Bacaan Surat Al Qadr Ayat 1- 5, Lengkap dalam Bahasa Arab Latin dan Terjemahannya
Baca juga: Bacaan Surat Al Alaq Ayat 1-19, Surat Pertama yang Diturunkan Allah SWT Kepada Nabi Muhammad SAW
Selengkapnya simak bacaan Surat Al Bayyinah lengkap Arab latin dan artinya dalam Bahasa Indonesia.
لَمۡ يَكُنِ الَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا مِنۡ اَهۡلِ الۡكِتٰبِ وَالۡمُشۡرِكِيۡنَ مُنۡفَكِّيۡنَ حَتّٰى تَاۡتِيَهُمُ الۡبَيِّنَةُ
Lam yakunillaziina kafaruu min ahlil kitaabi wal musyrikiina munfakkiina hattaa ta'tiyahumul bayyinah.
"Orang-orang yang kafir dari golongan Ahli Kitab dan orang-orang musyrik tidak akan meninggalkan (agama mereka) sampai datang kepada mereka bukti yang nyata."
رَسُوۡلٌ مِّنَ اللّٰهِ يَتۡلُوۡا صُحُفًا مُّطَهَّرَةً ۙ
Rasuulum minallaahi yatluu suhufam mutahharah.
"Yaitu seorang Rasul dari Allah (Muhammad) yang membacakan lembaran-lembaran yang suci (Alquran)."
فِيْهَا كُتُبٌ قَيِّمَةٌ ۗ
Fiihaa kutubung qayyimah.
"Di dalamnya terdapat (isi) kitab-kitab yang lurus (benar)."
وَمَا تَفَرَّقَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ اِلَّا مِنْۢ بَعْدِ مَا جَاۤءَتْهُمُ الْبَيِّنَةُ ۗ
Wa maa tafarraqallaziina uutul kitaaba illaa mim ba'di maa jaa`at humul bayyinah.
"Dan tidaklah terpecah-belah orang-orang ahli kitab melainkan setelah datang kepada mereka bukti yang nyata."
وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ
Wa maa umiruu illaa liya'budullaaha mukhlisiina lahud diina hunafaa`a wa yuqiimussalaata wa yu`tuz zakaata wa zaalika diinul qayyimah.
"Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama, dan juga agar melaksanakan salat dan menunaikan zakat dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)."
اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ اَهْلِ الْكِتٰبِ وَالْمُشْرِكِيْنَ فِيْ نَارِ جَهَنَّمَ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِۗ
Innallaziina kafaruu min ahlil kitaabi wal musyrikiina fii naari jahannama khaalidiina fiihaa, ulaa'ika hum syarrul bariyyah.
"Sungguh, orang-orang yang kafir dari golongan Ahli Kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahanam, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Mereka itu adalah sejahat-jahat makhluk."
اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ اُولٰۤىِٕكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِۗ
Innallaziina aamanuu wa 'amilus saalihaati ulaa'ika hum khairul bariyyah.
"Sungguh, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk."
جَزَاۤؤُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنّٰتُ عَدْنٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ اَبَدًا ۗرَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْا عَنْهُ ۗ ذٰلِكَ لِمَنْ خَشِيَ رَبَّهٗ
Jazaa' uhum 'inda rabbihim jannaatu 'adnin tajrii min tahtihal an haaru khaalidiina fiihaa abadaa, radziyallaahu 'an hum wa radu 'an h, zaalika liman khasyiya rabbah.
"Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah surga 'Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah rida terhadap mereka dan mereka pun rida kepada-Nya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya."
Dari terjemahannya Surat Al Bayyinah berisi tentang pembuktian kepercayaan atau keyakinan kepada Allah SWT.
Dijelaskan pada ayat pertama orang kafir seperti golongan pewaris kitab dan musrik masih mencari kebenaran terkait keyakinan kepada Allah SWT.
Hingga akhirnya Nabi Muhammad SAW datang dan menyampaikan perintah Allah SWT.
Namun setalah Nabi Muhammad SAW datang, golongan pewaris kitab dan musrik masih tak mempercayai Allah SWT.
Akibatnya seperti dijelaskan ayat ke enam, neraka jahannam ialah tempat abadi bagi golongan pewaris kitab dan musrik.
Beda halnya dengan orang beriman yang mempercayai kebenaran Allah SWT, surga ialah tempat terbaik.
Demikian bacaan Surat Al Bayyinah lengkap dan artinya dalam Bahasa Indonesia, semoga bermanfaat. (amk)
Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Surat Al Bayyinah Lengkap Arab Latin dan Artinya,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/tribunsumselcompngonlyhandover-surat-al-bayyinah.jpg)