Breaking News:

Berita Kaltim Terkini

Namanya Diseret dalam Kasus Dugaan Penyalahgunaan Bankeu Pemprov Kaltim, Andi Wijaya Beri Bantahan

Terkait laporan mahasiswa ke pihak Kejati Kaltim pada Kamis (3/12/2020) lalu, mengenai dugaan penyalahgunaan dan gratifikasi dana Bantuan Keuangan (Ba

TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO
Mahasiswa menyampaikan laporan adanya dugaan penyalahgunaan dan gratifikasi dana Bantuan Keuangan (Bankeu) APBD Kaltim 2020, pada 3 Desember 2020 lalu. TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Terkait laporan mahasiswa ke pihak Kejati Kaltim pada Kamis (3/12/2020) lalu, mengenai dugaan penyalahgunaan dan gratifikasi dana Bantuan Keuangan (Bankeu) APBD Kaltim 2020, yang disampaikan aliansi Gabungan Mahasiswa Peduli Pembangunan Kalimantan Timur (GMPPKT), masih ditindaklanjuti pihak Kejati Kaltim.

Laporan berdasarkan alokasi anggaran yang diusulkan untuk kegiatan (proyek) melalui Bankeu Pemprov Kaltim ke Kabupaten Paser dan Kutai Kartanegara.

Alokasi Bankeu diduga terindikasi menjadi ajang bancakan oknum pejabat dan pengusaha.

Baca juga: Vaksin Massal Digelar Lagi di Balikpapan, Tiga Golongan Jadi Sasaran Vaksin Covid-19 Pekan Ini

Baca juga: Dishub Samarinda Pertanyakan Mekanisme Tambat di Tengah Alur Sungai, KSOP Beri Penjelasan 

Berdasarkan data alokasi dana Bankeu Pemprov Kaltim tahun anggaran 2020 untuk Kabupaten Paser sekitar Rp 200 miliar lebih.

Data tertuang dalam lampiran surat buku APBD Provinsi Kaltim Tahun Anggaran 2020 : 978/5024/1575 - III/BPKAD Tanggal: 08 September 2020. 

Alokasi dana Bankeu Pemprov Kaltim itu untuk puluhan kegiatan atau proyek yang diantaranya untuk program peningkatan jalan dan pembangunan jalan. 

Usulan anggaran itu dibahas anggota dewan periode 2014-2019 lalu dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Sementara berdasarkan surat menggunakan kop Gubernur Kaltim ditujukan ke Bupati Kutai Kartanegara, Nomor: 978/5616/1614 - III/BPKAD, Perihal: Tambahan Alokasi Belanja Bantuan Keuangan Perubahan APBD TA 2020 Setelah Klarifikasi.

Surat tersebut diterbitkan 21 September 2020.

Dalam surat tersebut tercatat sebanyak 7 item tambahan alokasi belanja Bankeu Pemprov Kaltim kepada Kabupaten Kukar.

Halaman
123
Penulis: Mohammad Fairoussaniy
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved