Breaking News:

Virus Corona di Kutim

Antisipasi Mutasi Virus Baru Covid-19, Kadinkes Kutim Ingatkan untuk Vaksinasi dan Disiplin Prokes

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melakukan antisipasi penularan virus baru Covid-19 dengan mengajak masyarakat mendukung program vaksin sinovac dan ke

TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO
Kepala Dinas Kesehatan Kutim dr Bahrani Hasanal mengemukakan, pemerintah akan tetap berupaya menyukseskan program vaksinasi Covid-19 secara massal sebagai antisipasi terbentuknya mutasi virus baru. TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA- Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melakukan antisipasi penularan virus baru Covid-19 dengan mengajak masyarakat mendukung program vaksin sinovac dan ketatkan disiplin protokol kesehatan.

Adanya mutasi virus baru dikhawatirkan mempengaruhi kekebalan yang dihasilkan oleh vaksin Covid-19.

Kendati demikian, Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur dr Bahrani Hasanal optimistis melaksanakan vaksinasi Covid-19 hingga mencapai jumlah sasaran yang telah ditentukan.

Menurutnya, 2/3 jumlah masyarakat yang ada di Kutai Timur harus memiliki kekebalan tubuh terhadap covid-19 agar tercipta kekebalan kelompok.

Baca juga: Pertamina tak Beri Izin Penjualan BBM Eceran Sistem Digital Pertamini, Pemkot Samarinda Tertibkan

Baca juga: Pelaku Nekat Antar Sabu 1 Kg ke Kalsel karena Tergiur Upah Rp 25 Juta, Pengiriman Sudah 2 Kali

Baca juga: BREAKING NEWS Unjuk Rasa Mahasiswa di Depan Kantor Bupati Kukar Ricuh, Sampaikan 14 Tuntutan

Apabila kekebalan kelompok tercipta dan protokol kesehatan tetap disiplin diterapkan, penularan Covid-19 yang biasa maupun mutasi akan terhambat sehingga angka terkonfirmasi dapat ditekan secara maksimal.

"Mutasi virus bisa ada di mana-mana, ya. Sampai saat ini yang kita tahu hanya tingkat penularannya yang lebih kuat. Jadi, belum bisa diklaim bahwa virus itu tidak terpengaruh dengan vaksin," ujarnya.

Menurut Bahrani Hasanal, pemerintah akan tetap berupaya menyukseskan program vaksinasi Covid-19 secara massal sebagai antisipasi terbentuknya mutasi virus baru.

"Virus dapat bermutasi itu kan akibat dari tular-menularnya ke tubuh yang lebih kuat, sehingga virusnya menjadi lebih kebal. Tetapi kalau dihalangi dengan kekebalan tubuh yang tercipta setelah vaksin, penyebaran virus itu akan berkurang," jelasnya.

Selain itu, dia juga tak bosan-bosan untuk terus mengingatkan masyarakat Kutai Timur agar senantiasa disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Antisipasi penularan virus juga dilakukan dengan protokol kesehatan dengan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan," ucapnya memberi pesan.

Penulis: Syifa'ul Mirfaqo | Editor: Rahmad Taufiq

Penulis: Syifaul Mirfaqo
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved