Breaking News:

Virus Corona di Balikpapan

Baru Ditinggal Wafat Ayah Tercinta, Atlet Tuna Rungu Ini Menahan Pilu Ikut Vaksinasi

Berpakaian serba hitam, seorang atlet tuna rungu tampak terburu-buru menginjakkan kaki di pusat pelaksanaan vaksinasi. Illiyin Nur Yunihansri (24) na

TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA
Illiyin Nur Yunihansri (24) merupakan salah satu atlet tuna rungu yang tetap menjalani vaksinasi meskipun tengah diselimuti duka mendalam. TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Berpakaian serba hitam, seorang atlet tuna rungu tampak terburu-buru menginjakkan kaki di pusat pelaksanaan vaksinasi.

Illiyin Nur Yunihansri (24) namanya, ia tampak bingung ketika sampai di gedung BSCC Dome, Rabu (3/3/2021).

Raut wajah pilu tak bisa ditutupi, rupanya rasa duka tengah menyelimuti.

Baca juga: Warga Balikpapan Diharapkan Hati-hati Gejala Long Covid, Penyintas Wajib Kenali Cirinya 

Baca juga: Bupati Kutim Bakal Resmikan Jembatan Penghubung Sangatta Selatan dan Sangatta Utara dalam Musrenbang

Sang Ayahanda baru meninggal dunia, tadi pagi.

Kendala bahasa membuatnya sulit berkomunikasi.

Beruntung ada seorang wartawan yang mengerti bahasa isyarat.

Riani Rahayu akhirnya ikut membantu petugas vaksinasi menerjemahkan apa yang dikatakan atlet muda tuna rungu itu.

"Dia buru-buru mau vaksin, karena ayahnya meninggal barusan," ujar Yuni diterjemahkan oleh Riani.

Meski dilanda rasa duka, ia tetap bertekad untuk melaksanakan vaksinasi yang diperuntukkan bagi 500 atlet hari ini.

Usut punya usut, kebulatan tekad Yuni untuk melaksanakan vaksinasi merupakan amanah dari almarhum dan kakaknya.

Halaman
12
Penulis: Miftah Aulia Anggraini
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved