Breaking News:

Mayat Perempuan di Pantai Saloloang

Korban Tewas di Pantai Saloloang Punya Anak yang Idap Hidrosefalus dan Suaminya Dipenjara

Sesosok mayat perempuan bernama Iin Sri Wahyuni (33) ditemukan di pinggir Pantai Saloloang, Kelurahan Saloloang, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam

TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Petugas mengevakuasi mayat perempuan yang ditemukan nelayan di Pantai Selololang, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU, Selasa (2/3/2021) sekitar pukul 15.00 WITA. TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM- Sesosok mayat perempuan bernama Iin Sri Wahyuni (33) ditemukan di pinggir Pantai Saloloang, Kelurahan Saloloang, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Selasa (2/3/2021).  

Mayat perempuan asal Kelurahan Saloloang ini awalnya ditemukan oleh seorang nelayan yang hendak mencari ikan di laut di Pantai Salololang sekitar pukul 15.00 WITA.

Menurut penuturan paman korban, Iin memang memiliki penyakit epilepsi sejak beberapa tahun lalu.

Baca juga: Jago Merah Lalap Rumah Kosong di Balikpapan Baru, Pemadaman Dilakukan dengan Membongkar Atap

Baca juga: 9 Pejabat Korps Adhyaksa Kaltim Dirotasi, Lima Orang Jabat sebagai Kajari

Korban sering mengunjungi Pantai Saloloang dan Pantai Tanjung untuk berobat.

Selain itu, orangtuanya juga telah berupaya mencari obat untuk menyembuhkan penyakit anaknya tersebut.

"Punya epilepsi kejang-kejang, orangtua nggak pernah nyerah nyarikan obat, dia itu kalau ke Tanjung itu katanya berobat, nggak bisa berenang dia itu, jalan kaki dari rumahnya, kebiasaan jalan kaki ke mana-mana," kata paman korban, Selasa (2/3/2021).

Sesosok mayat perempuan ditemukan mengapung di Pantai Seloloang, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU.
Sesosok mayat perempuan ditemukan mengapung di Pantai Seloloang, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU. (ISTIMEWA)

Paman korban mengatakan, Iin memiliki satu anak dengan kondisi tubuh tidak pada umumnya, yakni memiliki penyakit Hidrosefalus atau penumpukan cairan pada otak.

Selain itu suami korban juga sedang dalam penjara.

"Mungkin terganggu pikirannya karena anaknya sakit, suami dipenjarakan," ungkap dia.

Dia menuturkan sosok Iin pernah masuk ke salah satu rumah warga, kemudian korban langsung melakukan aktivitas layaknya pemilik rumah, seperti mencuci baju dan menyapu.

Halaman
123
Penulis: Dian Mulia Sari
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved