Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Tim Rajawali Satreskrim Polres PPU berhasil Amankan Pelaku Pencurian Lintas Provinsi

Kasatreskrim mengatakan pihaknya sampai saat ini telah mengamankan 7 kendaraan roda dua dan beberapa banrang hasil curian lainnya

TRIBUNKALTIM.CO- Tim Rajawali Satreskrim Polres Penajam Paser Utara (PPU) bersama dengan Jatanras Polda Kaltim pada 27 February 2021 pukul 15.30 WITA berhasil membekuk komplotan pencuri kendaraan bermotor roda dua dan Kasus pencurian congkel rumah lintas Provinsi Kalimantan Timur, dua di antaranya merupakan seorang ayah dan anak.  

Melalui pemaparan Kapolres PPU AKBP Hendrik Hermawan melalui Kasat Reskrim Polres PPU Iptu Dian Kusnawan pelaku pencurian lintas Provinsi tersebut adalah yakni berisinial  And Rhmn (53), UA (42) dan AP (28) mereka memili kartu tanda penduduk (KTP)  asal kota Samarinda.

Baca juga: NEWS VIDEO Tak Terima Dipecat dari Demokrat, Jhoni Allen Gugat AHY ke PN Jakarta Pusat

"Alhamdulillah, terimakasih pada opsnal satreskrim  PPU, yang sudah berhasil mengungkapkan tindak pidananpencurian dengan pemberatan, ada beberapa TKP dan ada beberapa TSK yang di pimpin oleh kanitIpda Raymond Juliano bersama opsnal berhasil menangkap para pelaku ini diluar dari wilayah hukum PPU, penangkapan dilakukan di wilayah hukum Samarinda, pelaku ini berjumlah tiga orang yang melakukan pencurian di wilayah PPU kabur ke Samarinda dan berhasil di tangkap di Samarinda," kata Kasatreskrim, Rabu (3/3/2021).

Lanjut Kasatreskrim mengatakan, dua diantaranya yaitu Abd R adalah ayah dari UA, sementara AP adalah teman dari ABD R. Mereka bertiga melakukan aksi pencurian linta provinsi, mulai dari mencuri kendaraan roda dua, uang, barang-barang yang memiliki nilai jual tinggi dengan cara membobol rumah milik warga serta toko.

"jadi bapak, anak dan temannya bapak ini memang melakukan pencurian dengan lintas kabupaten kota dalam satu provinsi, mereka domisilinya pindah - pindah tapi terakhir ada di Samarinda dan di tangkap di Samarinda," kata Kasatreskrim

Dijelaskan Satreskrim, ketiga pelaku ini sudah kedapataan melakukan pencurian di berbagai wilayah yang ada di Kaltim, seperti di Sangatta, Kutai Timur, Samboja, beberapa wilayah di Kutai Kartanegara, PPU serta wilayah lainnnya.

Sementara di PPU sendiri, lanjut Kasatreskrim mengatakan ada beberapa TKP yang telah dilakukan tindakan pencurian, salah satunya ada di Kelurahan Lawe-lawe dengan mencungkil kendala rumah warga kemduaian mengambil barang yang dinilai memiliki nilai jual tinggi.

"TKP kedua ada di apotek  Penajam, ini ada mengambil uang, CCTV kami dapat, terus kemudian di Silkar dia juga melakukan pencurian kendaraan bermotor, yang terakhir samboja, pelaku  ini berhasil mencuri dua unit kendaraan bermotor , semua kendaraan dan hasil curian lainnya berhasil kami amankan, tapi untuk  TKP diluar wilayah PPU kami serahkan ke Polda," ungkapnya.

Kasatreskrim mengatakan pihaknya sampai saat ini telah mengamankan 7 kendaraan roda dua dan beberapa banrang hasil curian lainnya.

Sementara itu modus pelaku tersebut sebut dipaparkan oleh Kasatreskrim yakni mereka bertiga mengendarai kendaraan bermotor pada saat warga terlelap atau pada saat dini hari, kemudian disepanjang jalan mereka bertiga mencari rumah atau perkantoran yang bisa dijebol.

"modus mereka bertiga ini mengendarai motor dari Samarinda melewati lewat kilo 38 lewat silkar sepanjang jalan ini mana yang bisa di jebol itu di jebol, terakhir jebol di penajam di apotek lalu kembali lagi ke Samarinda," ungkap dia.

Akibat perbuatan tersebut, ketiga tersangka diberikan pasal pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukumanya maksimum 7 tahun penjara.(*)

Naskah: TribunKaltim.co/Dian MS

Videografer: TribunKaltim.co/Dian MS

Editor: TribunKaltim.co/Fz

Editor: Faizal Amir
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved