Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Permintaan Barang Elektronik Tetap Tinggi di Balikpapan, Warga Manfaatkan Leasing dan Kartu Kredit

Di tengah masa pandemi akibat virus corona atau Covid-19, berbagai aspek kehidupan tentu terganggu, tidak terkecuali bidang teknologi.

Penulis: Heriani AM | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HERIANI AM
Aktivitas penjualan di Andalas MT Haryono.TRIBUNKALTIM.CO/HERIANI AM 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Di tengah masa pandemi akibat virus corona atau Covid-19, berbagai aspek kehidupan tentu terganggu, tidak terkecuali bidang teknologi.

Menurut Head Store Andalas MT Haryono Balikpapan, Erwin, tahun 2021 saat ini lebih baik untuk bisnisnya dibanding tahun 2020 lalu.

Dimana penjualan saat awal tahun lalu, sempat terkontraksi akibat pembatasan sosial yang berlangsung.

Baca juga: Truk Terparkir di Tepi Jalan Ring Road Samarinda, ketika Dicek Sopirnya Ditemukan tak Bernyawa

Baca juga: Dinas Perdagangan Instruksikan Pedagang Tempati Lapaknya di Dalam Pasar Pandan Sari Balikpapan

"Kalau di tahun 2020, pada saat bulan Juli dimana tahun ajaran baru dimulai, di sana permintaan cukup meningkat. Dampak sekolah daring amat berpengaruh. Di semua eletronik, tidak hanya di gadget. Laptop juga permintaannya lumayan," jelas Erwin, Senin (8/3/2021).

Namun setelah kondisi itu berlalu, permintaan kembali berkurang. Menurut Erwin, fenomena ini klasik dan terjadi tiap tahunnya. Tidak hanya saat pandemi saja.

"Kondisi di awal tahun permintaan memang masih kurang. Dan memang ritmenya tiap tahun begitu. Berbeda jika menjelang lebaran pasti meningkat," tambahnya.

Baca juga: Areal Konsesi Milik PT MHU di Loa Kulu Kukar Diduga Digali Perusahaan Lain

Baca juga: Gunung Bugis tak Lagi Jadi Sarang Transaksi Narkoba, Polisi Endus Pergeseran Area di Balikpapan

Secara umum, di tahun 2020 lalu Andalas bisa menjual 50 unit per hari. Karena pihaknya juga menerapkan sistemnya COD bagi beberapa konsumen yang tidak mau ke toko.

Jika dibanding waktu sebelum pandemi, Andalas MT Haryono bisa menjual 70 bahkan lebih ponsel pintar.

"Dampaknya tidak terlalu terasa. Karena gadget sekarang bisa disebut kebutuhan. Baik komunikasi, maupun gaya hidup," jelasnya.

Erwin menyebut, jumlah penjualan perhari tersebut tidak terpengaruh oleh nilai barangnya. Hal ini, karena pelanggan banyak memanfaatkan leasing dan kartu kredit sebagai pilihan pembayaran.

Baca juga: UMKM di Kaltim Menunjukkan Arah Transformasi Digital yang Meningkat, Pasarkan Produk secara Online

Untuk terus bertahan, Andalas MT Haryono terus melakukan upaya menarik pelanggan. Setiap hari, lanjut Erwin, pihaknya menyiapkan promo menarik.

Karyawan pun, setiap jam harus ada aktivitas lain, selain melayani pembeli di toko.

"Seperti promo di sosial media (sosmed). Bekerja sama dengan akun publik. Kita sekarang lebih fokus pada sosmed. Kalau walk in, agak susah memang di pandemi seperti ini," pungkasnya.

Penulis: Heriani/Editor: Samir Paturusi

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved