Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Soal Diskon PPN Rumah, Diproyeksi Dongkrak Permintaan Properti, Utamanya yang Ready Stock

Bank Indonesia (BI) mengubah ketentuan rasio uang muka kredit rumah (Loan to Value/LTV) kredit dan pembiayaan properti.

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Perumahan Grand City Balikpapan, Kalimantan Timur. TRIBUNKALTIM/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Bank Indonesia (BI) mengubah ketentuan rasio uang muka kredit rumah (Loan to Value/LTV) kredit dan pembiayaan properti dari semula 85 persen sampai 90 persen menjadi 100 persen.

Artinya, pembelian rumah yang semula memerlukan uang muka (down payment/DP) sebesar 10 persen sampai 15 persen, kini bisa bebas DP.

Pelonggaran berlaku untuk semua jenis properti. Baik rumah tapak, rumah susun, serta ruko dan rukan.

Baca juga: Banyak Warga Mengeluh, DPRD Panggil PDAM Pertanyakan Program MBR Perumahan Jokowi di Balikpapan

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan (KPw BI) Kalimantan Timur (Kaltim), Tutuk SH Cahyono, menyebut pasar properti di awal tahun 2021 mulai menunjukkan perbaikan.

"Kita harapkan kebijakan LVP semakin memudahkan untuk membeli rumah. Perkembangan kredit properti akan meningkat," ujar Tutuk, Rabu (10/3/2021).

Perkembangan atau animo positif kebijakan ini, sebut Tutuk baru bisa dilihat 2 bulan setelah kebijakan diberlakukan.

"Kita akan bisa lihat sekitar dua bulan setelah kebijakan di berlakukan. Maret LVP berlaku, Mei baru bisa kita lihat perkembangannya," jelasnya.

Baca juga: Wakil Walikota Samarinda Sebut Banjir dan Kemacetan Jadi Perhatian

Baca juga: Keliling di Sejumlah Perumahan di Samarinda, Kevin Pantau Situasi Lalu Akbar Bertugas Mencuri Motor

Lanjutnya, apabila selama ini rasio uang muka kredit rumah yang menjadi hambatan masyarakat untuk memiliki rumah, maka LVP 0 persen bisa ia berharap masyarakat terdorong membeli rumah. Terutama rumah-rumah kebutuhan.

"Yang kita harapkan masyarakat tidak menunda lagi, tidak usah menunggu menabung. Bank-bank nanti akan memberikan kelonggaran," terusnya.

Sebelumnya, T Sinar Mas Wisesa yang mengembangkan perumahan Grand City Balikpapan, menyebut masih mendalami kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

Halaman
12
Penulis: Heriani AM
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved