Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Telkomsel Terus Dukung Infrastruktur Calon IKN, Bangun 1.400 BTS di Kukar dan 260 BTS di PPU

Sejak diumumkan pada tahun 2019 lalu, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) akan dijadikan Pemerintah Indonesia sebagai lokasi baru Ibukota Republik Indo

Penulis: Heriani AM | Editor: Rahmad Taufiq
TANGKAP LAYAR
Vice President Network Operation and Quality Management Telkomsel Area Papua Maluku Sulawesi Kalimantan (Pamasuka) A. Moelky Furqan (bawah) dalam Silaturahmi Media secara daring. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Sejak diumumkan pada tahun 2019 lalu, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) akan dijadikan Pemerintah Indonesia sebagai lokasi baru Ibukota Republik Indonesia.

Hal ini membuat Telkomsel terus mendukung pemerintah dalam hal infrastruktur telekomunikasi.

Telkomsel hingga kini telah menggelar lebih dari 7.200 unit Base Transceiver Station (BTS) di Kaltim, di mana sekira 5.100 di antaranya merupakan BTS broadband yang berhasil menjangkau lebih dari 96 persen populasi pada jaringan 4G LTE.

Baca juga: Telkomsel Tingkatkan Pengalaman Pengguna dan Pemerataan Akses Broadband 4G/LTE Wilayah Pamasuka

Baca juga: Telkomsel Pamasuka Fokus Percepatan Pemerataan Infrastruktur Teknologi Broadband Terdepan

Vice President Network Operation and Quality Management Telkomsel Area Pamasuka A. Moelky Furqan mengatakan, hingga saat ini pihaknya terus mendukung dan mengawal program pemerintah menjadikan Bumi Etam sebagai lokasi ibukota baru Indonesia.

"Terlebih pandemi Covid-19 yang sudah lebih setahun berjalan ini tak menyurutkan semangat kami untuk terus membangun BTS-BTS baru melayani kebutuhan masyarakat seiring dengan perubahan perilaku pelanggan yang berlangsung cepat," jelasnya secara daring, Kamis (11/3/2021).

Moelky menambahkan, infrastruktur jaringan terdepan terus kami bangun dengan dominasi BTS yang kami hadirkan sudah merupakan BTS broadband untuk terus melanjutkan pembangunan teknologi digital di Kalimantan Timur agar semakin siap mengadopsi ekosistem teknologi digital yang lengkap dan berkelanjutan.

Selain di titik-titik permukiman dan jalur-jalur utama penghubung antar kelurahan, jalur transportasi darat juga merupakan bagian penting dalam pembangunan calon Ibukota baru ini yang menjadi salah satu perhatian Telkomsel.

"Saat ini ada 340 BTS yang tersebar di jalur-jalur strategis seperti jalur lintas Balikpapan ke Samarinda, jalur lintas Sepaku ke Penajam Paser Utara, dan jalur Tol Balikpapan ke Samarinda," tambah Moelky.

Secara spesifik Pemerintah Indonesia menetapkan 2 kabupaten di Kalimantan Timur sebagai lokasi baru Ibukota, yaitu sebagian wilayah di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Lebih dari 1.400 BTS Telkomsel telah melayani wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara dengan 980 di antaranya merupakan BTS broadband.

Sedangkan Kabupaten Penajam Paser Utara telah terlayani jaringan Telkomsel dengan lebih dari 260 BTS termasuk 180 di antaranya merupakan BTS broadband, termasuk juga 4 kelurahan di Kabupaten Penajam Paser Utara, yaitu Bukit Raya, Bumi Harapan, Pemaluan, dan Riko.

"Pemindahan lokasi Ibukota di Kalimantan harapannya akan mendorong pertumbuhan ekonomi baru yang adil dan merata, kami pun turut berkomitmen untuk terus membuka peluang dan kesempatan yang lebih luas untuk mendukung hal tersebut melalui layanan jaringan yang Telkomsel hadirkan," ucap Moelky.

Penulis: Heriani | Editor: Rahmad Taufiq

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved